BogorOne.co.id | Jakarta – Menjelang tutup tahun 2025, kabar baik datang dari dapur Nusantara. Situs kuliner internasional TasteAtlas merilis TasteAtlas Awards 2025/2026, daftar tahunan yang memetakan cita rasa terbaik dunia berdasarkan ratusan ribu penilaian penikmat kuliner global. Di antara ribuan hidangan yang dinilai, masakan Indonesia kembali mencuri perhatian.
Dalam kategori 100 Masakan Terbaik di Dunia, Indonesia bertengger di peringkat ke-10. Lima hidangan khas Tanah Air masuk jajaran unggulan, dipimpin nasi padang dengan rating 4,8. Bawang goreng dan sate kambing menyusul dengan nilai 4,7, disusul siomai serta soto Betawi yang sama-sama meraih rating 4,6. Penilaian ini dihimpun dari lebih dari 590 ribu ulasan terhadap hampir 19 ribu hidangan dalam basis data TasteAtlas.
Sate kambing bahkan mendapat sorotan tersendiri di kategori 100 Street Food Terbaik di Dunia. Hidangan yang identik dengan aroma arang dan potongan daging besar itu menempati posisi keempat dengan rating 4,52. Di berbagai daerah di Jawa, sate kambing bukan sekadar santapan, melainkan bagian dari tradisi makan Bersama, disajikan dengan kecap manis, irisan bawang merah, cabai, serta ketupat atau nasi hangat.
Prestasi Indonesia tidak berhenti pada makanan utama. Di kategori 100 Dessert Terbaik di Dunia, pisang goreng menempati peringkat ke-14 dengan rating 4,35. Camilan sederhana yang akrab di sudut-sudut kota ini dinilai sebagai makanan penutup dunia, hadir dalam berbagai versi—dari gorengan polos hingga paduan cokelat, keju, atau es krim. Di Bali ia dikenal sebagai godoh biu, sementara di Jawa disebut gedhang gorèng.
Pengakuan juga datang pada skala wilayah. Pulau Jawa menempati posisi keempat dalam daftar 100 Wilayah Kuliner Terbaik Dunia dengan skor rata-rata 4,37. Kekayaan soto, sate, hingga hidangan berempah seperti empal gentong dinilai menjadi kekuatan utama kawasan ini.
Sementara itu, Jakarta masuk dalam 100 Kota Kuliner Terbaik Dunia, berada di peringkat ke-21 dengan skor rata-rata 4,64. Ibu kota dinilai berhasil menyajikan ragam kuliner lokal dengan kualitas tinggi—mulai dari nasi uduk, gado-gado, bubur ayam, soto Betawi, hingga bakso—bahkan melampaui sejumlah kota kuliner ternama dunia.
Dalam kategori spesifik, soto Betawi kembali mencatatkan prestasi. Sup berkuah santan ini masuk daftar 100 Sup Terbaik di Dunia, dengan rating 4,42, mengungguli ramen Jepang. Kuah gurih dengan rempah kuat, potongan daging sapi, dan pelengkap emping menjadikannya ikon kuliner Jakarta yang digemari wisatawan.
Masuknya berbagai hidangan, wilayah, dan kota Indonesia dalam TasteAtlas Awards 2025/2026 menegaskan posisi kuliner Nusantara di panggung global. Kekayaan rasa, tradisi, dan teknik memasak yang diwariskan lintas generasi kini menemukan pengakuannya. Bagi pelaku kuliner, capaian ini menjadi dorongan untuk menjaga kualitas dan berinovasi; bagi wisatawan, ia menjadi peta rasa untuk menjelajahi Indonesia, dari warung kaki lima hingga meja makan yang sarat cerita.
Mercedes menegaskan, Unimog mewah ini bukan sekadar eksperimen desain. Kendaraan tersebut akan diuji oleh satu pelanggan khusus tahun depan untuk mengumpulkan data penggunaan di dunia nyata. Jika responsnya positif, bukan tak mungkin pendekatan serupa akan membuka cabang baru dalam keluarga Unimog.
Untuk sementara, edisi konsep ini menjadi penanda bahwa setelah delapan dekade, Unimog masih sanggup berevolusi, bahkan ke wilayah yang sebelumnya nyaris tak pernah terbayangkan.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post