BogorOne.co.id | Jakarta – Aksi demonstrasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026, ricuh gara-gara ban bekas dibakar di tengah aksi. Kericuhan pecah setelah polisi berupaya memadamkan api yang dinyalakan massa mahasiswa.
Massa LMND membakar ban bekas saat menyampaikan aspirasi di depan gedung parlemen. Polisi yang berjaga kemudian mendatangi lokasi dan berusaha memadamkan api.
Upaya pemadaman itu memicu ketegangan antara mahasiswa dan aparat. Massa yang memprotes tindakan polisi terlibat saling dorong dengan petugas yang berjaga di balik barikade.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi bentrokan fisik antara sejumlah mahasiswa dan polisi. Petugas berupaya menahan massa agar tidak mendekati barikade.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung turun tangan untuk meredakan kericuhan. Ia meminta mahasiswa mundur dan menjauh dari barikade aparat.
Sebelum kericuhan, massa LMND menggelar demonstrasi dengan membawa sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Salah satu tuntutan yang disuarakan ialah komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan gratis.
Mahasiswa juga menyampaikan tuntutan lain terkait kebijakan pemerintah dan persoalan pendidikan. Mereka meminta pemerintah memperhatikan serta menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut.
Setelah mahasiswa dan aparat mengambil jarak, situasi di sekitar gedung DPR/MPR berangsur kondusif. Aksi berakhir tanpa kericuhan lanjutan.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post