BogorOne.co.id | Ciamis – Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang pria berinisial AR, 43 tahun, di Desa Sukaharja, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Senin, 20 Juli 2026. Penangkapan dilakukan setelah penyidik mendalami dugaan keterlibatan AR dalam aktivitas propaganda, rekrutmen, dan penyebaran konten bermuatan radikalisme serta terorisme melalui media sosial.
Operasi penindakan berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam pelaksanaannya, Densus 88 mendapat bantuan pengamanan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis.
AR diketahui merupakan pemilik usaha penggilingan padi di wilayah tersebut. Setelah menangkap yang bersangkutan, penyidik menggeledah rumahnya dan menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyidikan. Barang bukti yang diamankan antara lain beberapa buku, telepon genggam, catatan, serta sejumlah literatur, termasuk buku berjudul Akhir Zaman dan Kunci Surga. Seluruh barang tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis Ajun Komisaris Polisi Carsono mengatakan jajarannya hanya bertugas memberikan bantuan pengamanan selama operasi berlangsung. Menurut dia, seluruh proses hukum menjadi kewenangan Densus 88 Antiteror Polri.
“Proses pengamanan berjalan aman dan kondusif. Seorang pria diamankan Tim Densus 88 Antiteror. Satreskrim Polres Ciamis hanya memberikan bantuan pengamanan kepada Tim Densus yang melaksanakan penindakan. Seluruh proses penyidikan dan penanganan perkara kini sepenuhnya ditangani oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri,” kata Carsono pada Selasa, 21 Juli 2026.
Hingga kini, penyidik Densus 88 masih mendalami sejauh mana dugaan keterlibatan AR dalam aktivitas propaganda, rekrutmen, dan penyebaran materi bermuatan radikalisme melalui media sosial. Status perkara masih berada pada tahap penyidikan.
Polres Ciamis mengimbau masyarakat tetap berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan aktivitas yang dianggap mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau melalui layanan Call Center 110.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post