BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Tiga rumah di Kampung Rawa Singa, Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor, hangus dilalap api, Sabtu, 30 Agustus 2025 malam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Api ditengarai dari percikan las di sebuah bengkel cat dan rangka motor yang berada di dekat permukiman warga. Komandan Regu Damkar Cileungsi, Zarkasi Nawawi, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat di bengkel sebelum merambat ke rumah warga.
“Begitu kami tiba, api sudah mulai membesar. Sumbernya dari bengkel yang menyimpan cat dan thinner. Kami langsung turunkan enam unit mobil pemadam untuk mengantisipasi meluasnya kobaran,” kata Zarkasi.
Enam unit pemadam yang dikerahkan terdiri dari tiga unit dari Cileungsi, satu dari Klapanunggal, satu dari Gunung Putri, dan satu dari Aspek Sumber. Petugas berhasil memadamkan api setelah sekitar satu setengah jam perjuangan.
Kepala Desa Klapanunggal, Ade Endang Saripudin, mengatakan bengkel tersebut telah beroperasi sejak 2015 dan menyimpan banyak bahan mudah terbakar. “Bahan-bahan di bengkel sangat mudah terbakar.
Begitu percikan api muncul, rumah warga yang berdempetan langsung ikut terbakar. Untungnya, semua penghuni berhasil dievakuasi tepat waktu,” ujarnya.
Meski sebagian warga sempat menyelamatkan barang berharga, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Ade menambahkan bahwa rapatnya permukiman memperbesar risiko meluasnya kebakaran.
“Kalau evakuasi tidak cepat, kerugian bisa lebih besar. Kami bersyukur semua warga selamat,” katanya.
Pemerintah desa turun tangan langsung membantu warga yang kehilangan rumah. Ade menekankan pentingnya kehadiran aparat desa saat musibah terjadi.
“Kami harus hadir di tengah warga, memastikan mereka mendapatkan pertolongan dan bantuan secepat mungkin,” katanya.
Untuk mencegah kebakaran semakin meluas, petugas memutus aliran listrik di sekitar lokasi. Hujan deras yang turun pada sore itu juga membantu proses pemadaman. Hingga malam, tim pemadam masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Warga sekitar pun diimbau tetap waspada terhadap aktivitas yang melibatkan api, terutama di permukiman padat dan dekat bengkel yang menyimpan bahan mudah terbakar.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post