BogorOne.co.id | Kota Bogor – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman bersama Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay mengapresiasi keberadaan Ruang Rakyat Coffee and Garden yang baru saja dilaunching di Jalan Beo No. 7 tepatnya Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
“Saya apresiasi Ruang Rakyat Coffee and Garden, semakin banyak industri restoran seperti ini tentu akan memberi optimisme bagi pertumbuhan ekonomi dalam konteks kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor,” ucap Atep, Sabtu (16/10/21).
Atep menuturkan, semakin banyaknya kedai kopi bisa memberikan identitas baru untuk wisata Kota Bogor dengan diiringi peningkatan kapasitas dan kualitasnya supaya memberikan karakter bahwa Kota Bogor punya sesuatu dengan berbagai macam kopinya.
“Tidak hanya sekadar ruang bagi masyarakat untuk kongkow, bersantai dan sebagainya, melainkan ada juga ruang positif lain yakni Ruang Rakyat Institute yang memberikan kontribusi positif dari berbagai aspek untuk didiskusikan. Mudah-mudahan bisa memberikan masukan juga bagi pemerintah khususnya di Disparbud,” harapnya.
Menurut Atep, perkembangan sektor wisata sekarang masih dalam PPKM level 3, memang belum diperkenankan seluruhnya beroperasi kecuali yang diizinkan oleh Kementerian Pariwisata.
Asih kata Atep, ada beberapa yang sudah berjalan, namun sebagai langkah uji coba. Sedangkan, yang lainnya masih menunggu keputusan lanjutan.
“Untuk sektor kuliner seperti cafe, restoran dan sebagainya itu sudah mulai beroperasional namun tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Mudah-mudahan ini menjadi era kebangkitan pertumbuhan ekonomi di Kota Bogor karena dari sisi statistik kasus Covid-19 cukup baik, mengalami penurunan sehingga diharapkan bisa terus menurun,” ungkapnya.
Atep juga mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya para pelaku usaha di Kota Bogor untuk bersama-sama menjaga protokol kesehatan, tidak lengah dan tetap waspada.
Senada, Ketua PHRI Kota Bogor Yuno Abeta Lahay yang turut hadir, mengapresiasi Ruang Rakyat Coffee and Garden. Menurutnya, Coffee Shop ini memang sedang tren dimana-mana.
Harapannya Ruang Rakyat bisa memberikan sesuatu yang berbeda, seperti yang diutarakan owner bahwa akan ada agenda rutin berdiskusi sampai melahirkan gagasan dan ide baru bagi pelaku usaha.
“Bagi saya ini memang perlu, karena tidak harus memikirkan benefit melalui bisnis, tetapi menjadi ruang diskusi yang mengarah positif. Jadi saya sangat mengapresiasi,” tegasnya.
Sementara itu, Ruang Rakyat merupakan kedainya para pecinta kopi dengan suguhan nuansa homey yang cocok untuk sekadar kongkow maupun berdikusi bersama teman dan keluarga.
Kedai coffeeshop yang dirintis oleh tiga orang yakni Ivan, Alif dan Opik, juga menghadirkan Ruang Rakyat Institute yakni ruang berdiskui bagi masyarakat dan pemuda untuk melahirkan gagasan dan ide-ide baru bagi para pelaku usaha.
“Dalam Ruang Rakyat Institute ini akan ada podcast, diskusi yang dapat membangun ruang rakyat dari pecinta kopi melahirkan gagasan dan ide baru. Targetnya, kami ingin menjadikan tempat ini sebagai pencipta gagasan-gagasan baru, inovasi baru mulai dari soal sosial, politik, ekonomi dan lainnya,” ujar Owner Ruang Rakyat Coffee and Garden, Ivan Nurdin.
Selain itu, sambungnya, ada juga Ruang Rakyat Online yang berbasis digitalisasi marketing. “Kami ingin membangun basis digital bagi para pelaku umkm, ingin membantu bisnis mereka. Jadi Ruang Rakyat Online ini dapat membawa kebermanfaatan dan kebersamaan bagi masyarakat,” pungkasnya. (Fik)
























Discussion about this post