BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor rupanya sangat berhasrat untuk merevitalisasi Stadion Pajajaran agar berstandar nasional.Detail Engineering Design (DED) stadion tersebut pun ditarget rampung pada tahun ini.
Kepala Seksi Sarana Prasarana pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Bose Anugrah mengatakan, bila pembangunan stadion kemungkinan akan dilaksanakan pada 2023 mendatang.
Hal itu bukan tanpa alasan, tetapi kata dia, saat ini DED proyek senilai Rp1,2 triliun yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat itu masih dalam pembahasan.
“Insya Allah DED tahun ini selesai, setelah itu akan dilelangkan fisik. Jadi kemungkinan pembangunan dimulai 2023,” ujar Bose, Kamis (27/01/22).
Kata dia, Stadion Pajajaran nantinya akan berkapasitas 12 ribu penonton sesuai dengan standarisasi dari otoritas sepakbola Indonesia, yakni PSSI. “Sekitar 12 ribu penonton kapasitasnya, jadi dapat dipakai event berskala nasional,” katanya.
Menurut Bose, lantaran Stadion Pajajaran ditambah kapasitasnya, secara otomatis bangunan yang berada di kawasan GOR Pajajaran akan direlokasi.
“Semua perkantoran, dan sarana olahraga termasuk kolam renang Mila Kencana akan dipindahkan. Makanya saat ini Pemkot membangun GOR di kecamatan-kecamatan,” jelasnya.
Untuk pengganti Mila Kencana, kata Bose, pemerintah akan mencarikan lokasi lain untuk dibangunkan kolam renang. “Mungkin akan dicarikan lahan yang merupakan aset pemkot untuk dibangun kolam renang,” katanya.
Bose mengatakan, luas area GOR Pajajaran secara keseluruhan mencapai 7,8 hektare. Namun pada kawasan tersebut hanya akan diperuntukan bagi stadion dan area parkir.
“Kami juga berencana menambah fasilitas GOR Indoor yang akan berada di lapangan outdoor dekat Gedung KNPI. Tetapi anggarannya berasal dari APBD,” tandas dia. (Fry)























Discussion about this post