BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Menyikapi banyaknya proyek insfrastruktur yang molor di Bumi Tegar Beriman, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto bakan menambahkan anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (D-PUPR).
Seperti diketahui, pada tahun 2023 banyak proyek insfrastruktur di D-PUPR yang bermasalah dan menjadi temuan atau catatan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan-Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Jawa Barat.
“Permasalahan proyek infrastruktur di DPUPR ini menjadi pekerjaan rumah (PR) hingga harus kita antisipasi,” kata Rudy Susmanto, Rabu 20 Maret 2024.
Orang nomor satu di Parlemen Bumi Tegar Beriman itu menuturkan, bahwa DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bakal menambah anggaran untuk DPUPR pada APBD Tahun 2024.
“Kami akan menambah anggaran untuk DPUPR melalui recofusing anggaran atau di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kabupaten Bogor 2024 hingga sejumlah proyek insfrastruktur dapat kembali dikerjakan,” ungkapnya.
Politisi Gerindra itu menyarakan, bahwa untuk melaksanakan proyek strategis seperti pelebaran jalan Rancabungur-Ciampea yang biayanya mencapai Rp 50 miliar.
“Saya dalam kesempatan ini meminta agar DPUPR berbenah dan mengerjakan tugasnya secara baik,” tegas Sekjend DPP Partai Gerindra itu.
Sementara Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Tuti Alawiyah meminta DPUPR kembali melaksanakan pembangunan atau peningkatan Jalan Pancawati Caringin yang pada Tahun 2023 lalu tidak selesai.
Sebab jika dibiarkan mangkrak, maka akan membuat jalan tersebut semakin rusak dan membahayakan pengguna jalannya, sehingga yang dirugikan masyarakat.
“Saya minta proyek peningkatan Jalan Pancawati Caringin yang mangkrak untuk dilaksanakan kembali di tahun ini, karena sudah banyak masyarakat yang celaka di jalan tersebut,” jelasnya.
Tuti juga meminta, selain Jalan Pancawati Kecamatan Caringin, sejumlah proyek peningkatan jalan, jembatan dan irigasi di kecamatan lain juga agar segera diselesaikan oleh DPUPR Kabupaten Bogor. (Rdt)
























Discussion about this post