BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) V menggelar reses masa sidang I tahun 2025–2026 di Kecamatan Leuwisadeng, Selasa, 7 Oktober 2025. Dalam kegiatan ini, sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur menjadi fokus utama pembahasan.
Camat Leuwisadeng, Rudy Mulyana, menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak untuk segera ditangani. Salah satunya adalah perluasan lahan Puskesmas Sadeng Pasar yang belum terealisasi sejak 2020. Ia juga menyoroti kebutuhan normalisasi Penampungan Pengolahan Terpadu (PPT) Desa Sadeng yang diharapkan dapat masuk dalam anggaran tahun 2026, serta perbaikan bangunan SD Negeri Sadeng Kolot yang rusak akibat angin kencang.
“Kami berharap usulan-usulan ini bisa segera ditindaklanjuti dan menjadi prioritas pembangunan tahun 2026,” kata Rudy.
Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Almuharom, mengatakan bahwa pembahasan anggaran 2026 akan dimulai pada bulan depan. Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di wilayah Bogor Barat, termasuk rencana peningkatan dana desa dari Rp 1 miliar menjadi Rp 1,5 miliar dan pelaksanaan program Satu Desa Satu Sarjana.
Selain itu, berbagai aspirasi warga turut mengemuka, mulai dari usulan pembentukan tim penjaga Sungai Cikaniki, peningkatan insentif bagi guru PAUD, hingga perbaikan fasilitas sekolah.
Ketua PGRI Kecamatan Leuwisadeng, Anto Sugiri, menilai perlunya dukungan sarana belajar digital di sekolah. “Kami berharap ada pengadaan laptop dan ruang belajar yang mendukung program pendidikan berbasis digital,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Asep Nukliri, menegaskan komitmennya memperjuangkan kebutuhan pendidikan di wilayah tersebut. “APBD pendidikan sudah mendekati Rp 3 triliun. Tahun depan kami dorong penerbitan Peraturan Gubernur PAUD agar terealisasi, termasuk peningkatan tunjangan bagi pendidik nonformal,” katanya.
Kegiatan reses ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor. “Mari benahi PR di Leuwisadeng bersama. Pembangunan harus dimulai dari sekarang, baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, maupun sumber daya alam,” ujar Asep.
Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian reses sebelumnya di Kecamatan Nanggung. Reses tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor, yakni Aan Triana Almuharom (Komisi III), Sarni (Komisi II), Santi (Sekretaris Komisi II), Aisah (Komisi IV), Asep Nukliri (Komisi IV), dan Sutoto (Komisi II).
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post