26.6 C
Bogor
Sabtu, 31 Oktober 2020

Enam Calon Sekda Siap Rebut Hati Bima

Must read

Proyek Mandek, Asosiasi Kontruksi Geram

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Para pengusaha kontruksi yang tergabung dalam Kadin, Gapensi dan 18 asosiasi lainnya di Kota Bogor, mempertanyakan berbagai kegiatan paket...

Busyet! Sehari 30 Orang Terpapar Corona

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah ditetapkan zona merah, penambahan kasus positif covid-19 di kota hujan terus meningkat, Senin 31 Agustus 2020 tercatan ada...

Bima Sidak Tiga Titik “Red Zone”

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah menaikan status Kota Bogor menjadi zona merah atau beresiko tinggi dalam penularan covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya...

Capaian RTH Minim, Pemkot Diminta Bekerja

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Capaian Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bogor baru mencapai 4,18 persen dari target Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim)...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah mencari figur sekretaris daerah (Sekda) Kota Bogor. Untuk mengisi posisi jabatan strategis setelah wali kota dan wakil wali kota tersebut.

Dalam prosenya, Pemkot Bogor membuka lelang terbuka jabatan tinggi pimpinan pratama Sekda Kota Bogor.

Usai penutupan pendaftaran pada Jumat (24/08/20), Pemkot Bogor melalui sekretariat panitia seleksi terbuka jabatan tinggi pimpinan pratama Sekda Kota Bogor mengumumkan enam nama peserta yang lolos seleksi administrasi, Selasa (24/08/20).

Berdasarkan pengumuman nomor 006/PANSEL.JPT.Sekda-BGR/2020, keenam peserta yang ditetapkan panitia seleksi, lolos seleksi administrasi dan disampaikan secara abjad.

Ke enam figur yang akan bertarung memperebutkan kursi Sekda itu adalah Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor, Firdaus.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor, Hanafi. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Herry Karnadi. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Irwan Riyanto.

Sedangkan satu peserta lagi merupakan pejabat luar lingkungan Pemkot Bogor, yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati.

Keenam peserta yang lolos seleksi administrasi, terhitung mulai besok selama dua hari diwajibkan menyampaikan dokumen persyaratan seleksi kepada sekretariat panitia seleksi.

“Untuk penyerahan dokumen persyaratan seleksi dilaksanakan dua hari tanggal 25 – 26 Agustus ke sini (sekretariat),” kata Penanggung Jawab Sekretariat, Taufik kemarin

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor itu melanjutkan, untuk tahapan selanjutnya, apabila para peserta telah menyampaikan dokumen persyaratan, pelaksanaan tes penulisan makalah pada 1 September.

Kemudian, pemaparan visi misi peserta dengan panitia seleksi pada 5 September. Tiga hari berikutnya, uji kompetensi di Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 8 – 10 September.

“Assessment atau uji kompetensi dilakukan di BKN Pusat. Kita ingin seleksi sekda ini benar-benar kapabel, akuntabilitas, sehingga menghasilkan calon terpilih yang direkomendasikan oleh panitia seleksi untuk disampaikan kepada pak wali kota,” tuturnya.

Setelah menjalani serangkaian tahapan tersebut, seusai jadwal, pengumuman hasil seleksi tiga calon terbaik akan dilaksanakan pada 17 September. Sehari berikutnya atau 18 September, mereka akan menjalani tes kesehatan.

Sementara hasil seleksi tiga calon terbaik akan diserahkan kepada pejabat pembina kepegawaian atau wali kota pada 22 September. “Untuk jadwal penetapan calon terpilih (paling lambat) tanggal 1 Oktober,” imbuh Taufik.

Ia mengatakan, jumlah pendaftar hingga akhir penutupan pendaftaran secara daring, tercatat ada sembilan orang. Namun dari jumlah itu, tiga pendaftar di antaranya tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Ketiganya, adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, Dody Achdiat, Sekertaris Dewan DPRD Kota Bogor, Boris Derurasman, serta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bogor, Agung Prihanto.

Sebagai informasi, Ade Sarip Hidayat akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Sekda Kota Bogor pada 1 Oktober 2020. Ade Sarip Hidayat dilantik menjadi Sekda Kota Bogor oleh Wali Kota Bogor Diani Budiarto pada 6 Maret 2014.

Penetapan Ade Sarip Hidayat sebagai Sekda Kota Bogor berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan Nomor 133/Kep.1196-BKD/2014, tanggal 26 Februari 2014. (SP)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Proyek Mandek, Asosiasi Kontruksi Geram

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Para pengusaha kontruksi yang tergabung dalam Kadin, Gapensi dan 18 asosiasi lainnya di Kota Bogor, mempertanyakan berbagai kegiatan paket...

Busyet! Sehari 30 Orang Terpapar Corona

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah ditetapkan zona merah, penambahan kasus positif covid-19 di kota hujan terus meningkat, Senin 31 Agustus 2020 tercatan ada...

Bima Sidak Tiga Titik “Red Zone”

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah menaikan status Kota Bogor menjadi zona merah atau beresiko tinggi dalam penularan covid-19, Wali Kota Bogor Bima Arya...

Capaian RTH Minim, Pemkot Diminta Bekerja

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Capaian Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bogor baru mencapai 4,18 persen dari target Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim)...

Pemkot – DPRD Sepakat Cabut Tujuh Perda

BogorOne.co.id - Kota Bogor - Dinilai kurang efektif kaitannya dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, tujuh Peraturan Daerah (Perda) produk Kota...