• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, September 8, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Ganjil Genap di Mata Masyarakat Puncak

Redaksi by Redaksi
10 September 2021
in BOGOR RAYA
0
Ganjil Genap di Mata Masyarakat Puncak
56
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Di tengah masa pelonggaran PPKM level 3 ini, Kunjungan wisatawan di kawasan Puncak tidak terbendung, hingga membuat kemacetan panjang pada beberapa minggu terakhir.

Untuk meredam itu, kebijakan uji coba ganjil genap pun dipilih sebagai pengendali kendaraan menuju Puncak.

Namun, sebagian masyarakat memandang kebijakan Gage ini tidak melihat banyak sisi tapi lebih karena intervensi Pemerintah Pusat yang begitu kuat.

Direktur Rumpun Hijau Institut, Sunyoto mengatakan, Kebijakan Gage diambil Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor karena tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan Puncak di masa PPKM Level 3.

BERITA LAINNYA

SPARK YOUR IDEA! BIA 2026 Jadi Panggung Inovasi Warga Bogor

SPARK YOUR IDEA! BIA 2026 Jadi Panggung Inovasi Warga Bogor

8 September 2026
Jaro Ade Minta Warga Tak Mengerumuni Kebakaran TPAS Galuga

Jaro Ade Minta Warga Tak Mengerumuni Kebakaran TPAS Galuga

8 September 2026
Pemkab Bogor Belum Pastikan Penyebab Kebakaran Galuga

Pemkab Bogor Belum Pastikan Penyebab Kebakaran Galuga

8 September 2026
Pinjam Rp400 Miliar untuk Jalan R3, Pemkot Bogor Incar Skema Efektif hingga 2030

Pinjam Rp400 Miliar untuk Jalan R3, Pemkot Bogor Incar Skema Efektif hingga 2030

8 September 2026

Namun, karena kurang sosialisasi akibatnya Kebijakan ini menuai kontroversi di masyarakat dan di pandang sebagai sebuah kebijakan yang kurang bijak ditengah lesunya ekonomi dan masa pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid 19.

“Masyarakat menilai Gage ini kurang tepat disaat masyarakat membutuhkan keleluasan pengunjung untuk menghidupkan roda ekonomi di kawasan wisata,” bebernya

Jika alasannya soal penyebaran Covid-19, masyarakat Puncak dan pelaku usaha sudah sangat menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan, program vaksinasi di kawasan Puncak terus bergulir setiap harinya.

Dari hasil survey melalui Polling terbuka yang di buat Rumpun Hijau dan di ikuti oleh 487 respondent mengatakan 81,9% warga tidak setuju dilakukan kebijakan Ganjil Genap Dan 19,1% mengatakan setuju.

Meskipun demikian, uji coba Ganjil Genap ( Gage ) tetap di jalankan pada Hari Jumat hingga hari Minggu kemarin. Lalu bagaimana hasilnya? Kemacetan Dan penumpukan kendaraan tetap terjadi di hari minggu. bahkan pada sabtu malam hari kepadatan kendaraan yang naik ke Puncak terjadi hingga tengah malam.

Dari studi kasus tersebut, bisa di bilang efektifitas kebijakan Ganjil Genap tidak berjalan. Wisatawan masuk dengan berbagai cara, baik melalui jalan Alternatif maupun masuk pada saat petugas pengontrol Gage tidak ada di lapangan.

Ganjil Genap ini hanya berlaku di wilayah Puncak Kabupaten Bogor, sementara wilayah terusannya yaitu Kabupaten Cianjur, tidak memberlakukan Ganjil Genap. Pertanyaanya jam berapa Gage ini di berlakukan, apakah 24 jam Full atau hanya jam – jam tertentu.

Dengan di berlakukan nya Gage, banyak kendaraan menuju Cipanas di belokan lewat Cibubur – Jonggol – Cipanas atau jalan Poros Timur. Namun, pulangnya mereka tetap saja lewat jalan Raya Puncak yang akhirnya menyebabkan penumpukan di hari Minggu sorenya.

Kebijakan Gage ini hanya berlaku bagi kendaraan yang ke arah Puncak, sementara tidak berlaku bagi kendaraan yang turun menuju Jakarta. Dan Kita tahu Jalan Raya Puncak adalah Jalan Nasional dan jalan tembus utama dari Jakarta menuju Cianjur dan Bandung.

“Disinilah perlunya pemikiran yang lebih jernih dalam menata lalu lintas khususnya di Jalan Raya Puncak,” tandasnya. (Yud)

Tags: Ganjil GenapKawasan PuncakMasyarakat PuncakPPKM Level 3

Related Posts

SPARK YOUR IDEA! BIA 2026 Jadi Panggung Inovasi Warga Bogor
BOGOR RAYA

SPARK YOUR IDEA! BIA 2026 Jadi Panggung Inovasi Warga Bogor

8 September 2026
Jaro Ade Minta Warga Tak Mengerumuni Kebakaran TPAS Galuga
BOGOR RAYA

Jaro Ade Minta Warga Tak Mengerumuni Kebakaran TPAS Galuga

8 September 2026
Pemkab Bogor Belum Pastikan Penyebab Kebakaran Galuga
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Belum Pastikan Penyebab Kebakaran Galuga

8 September 2026
Pinjam Rp400 Miliar untuk Jalan R3, Pemkot Bogor Incar Skema Efektif hingga 2030
BOGOR RAYA

Pinjam Rp400 Miliar untuk Jalan R3, Pemkot Bogor Incar Skema Efektif hingga 2030

8 September 2026
Terbakar Sejak Sore, Kebakaran TPAS Galuga Cibungbulang Belum Sepenuhnya Padam
BOGOR RAYA

Terbakar Sejak Sore, Kebakaran TPAS Galuga Cibungbulang Belum Sepenuhnya Padam

8 September 2026
PJJ
BOGOR RAYA

PJJ Jadi Momen Guru Bersihkan Abu Vulkanik di SDN Sukadamai 3

7 September 2026
Next Post
Covid-19 Kluster Ponpes Kembali Terjadi di Kota Bogor

Covid-19 Kluster Ponpes Kembali Terjadi di Kota Bogor

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Proyek Masjid Agung Masih Butuh Rp32 Miliar

Proyek Masjid Agung Masih Butuh Rp32 Miliar

15 Maret 2021
Plt Bupati Kabupaten Bogor dan Dandim 0621 Wujudkan Gobest, Launching Bapak Asuh Stunting

Plt Bupati Kabupaten Bogor dan Dandim 0621 Wujudkan Gobest, Launching Bapak Asuh Stunting

14 April 2023
angka kemiskinan

Angka Kemiskinan di Kabupaten Bogor Turun ke 6,25 Persen

21 November 2025
Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

Selain Maju di Pilgub Jabar, Hanura Dukung Ridwan Kamil Maju Pilpres 2024

28 November 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In