• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Juni 28, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Guru Les Private Bahasa Inggris Alih Profesi Jadi Pengusaha Telur Puyuh

Redaksi by Redaksi
28 Juni 2026
in BOGOR RAYA
0
Guru Les Private Bahasa Inggris Alih Profesi Jadi Pengusaha Telur Puyuh
30
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Palembang – Pasca pandemik Covid 2022/2023 silam, ternyata dampaknya banyak berpengaruh pada roda perekonomian masyarakat ditanah air, karena terbukti tak sedikit dari para pelaku bisnis maupun pekerjanya alami keterpurukan pada perolehan ekonominya.

Rupanya Fenomena tersebut, tak jauh berbeda seperti apa yang dialami Ahmad Mirza Manan pria beranak 3 berusia 60 tahun warga Tanjung Enim Sumatera Selatan ini, yang sebelumnya berprofesi sebagai Guru Les Privat bahasa Inggris di kotanya, mengalami hal serupa, karena jumlah siswanya yang terhitung puluhan, begitu pandemik Covid19 , jumlah terus berkurang, sehingga membuat kondisi ekonomi keluarganya ikut terpuruk.

“Benar, akibat pandemik covid 19 yang melanda Indonesia pada beberapa tahun silam, maka dari situlah kondisi ekonom keluarga saya ikut terdampak, dimana jumlah siswa Les Privat dari yang awalnya berjumlah puluhan saya, semakin hari semakin bekurang, dan hanya tersisa lebih dari 2 orang saja,” kata Ahmad Mirza Manan mengisahkan, kepada BogorOne.co.id, pada Sabtu 27 Juni 2026.

Mirza, demikian panggilan akrabnya menambahkan, akibat sulit ekonomi yang dia alami, akhirnya munculah sebuah ide untuk membuka usaha warung kelontong, namun sayangnya, warung kelontong miliknya selalu menimbulkan masalah, diantaranya sepi pembeli.

BERITA LAINNYA

Kisah Pilu Ibu Tunggal asal Cisarua Bogor, Naik Bus Bawa Anak Sakit Kronis ke Jakarta

Kisah Pilu Ibu Tunggal asal Cisarua Bogor, Naik Bus Bawa Anak Sakit Kronis ke Jakarta

27 Juni 2026
Drama Turnamen Mini Soccer, PWI Kota Bogor Juara Bupati Bogor Cup 2026!

Drama Turnamen Mini Soccer, PWI Kota Bogor Juara Bupati Bogor Cup 2026!

27 Juni 2026
BKAD Kota Bogor Bantah Keras Tudingan Jual Aset Negara di Pasir Jaya

BKAD Kota Bogor Bantah Keras Tudingan Jual Aset Negara di Pasir Jaya

27 Juni 2026
Lintasan Kereta

Pria Ditemukan Tewas di Lintasan Kereta Jalan Sholeh Iskandar, Tinggalkan Mobil Sejauh 1 Kilometer

26 Juni 2026

“Karena saya sudah lelah merasakan betapa tidak enaknya kalau tidak punya uang itu ?!, akhirnya saya dan istri memberanikan diri membuka usaha kecil kecilan menjadi pengepul telur burung puyuh,” ungkapnya.

Mirza menceritakan, awal pertama ia dan istri nekat menjalankan usaha telur burung puyuh dengan hanya bermodal pas pasan, ia mulai dengan cara titip jual (Konsinyasi) kepasar pasar tradisional terdekat di Tanjung Enim, kemudian berlanjut kewarung warung kelontong dan warung sayur yang tak jauh dari kediamannya, termasuk kepada para pedagang asongan.

“Dalam waktu setahun, akhirnya usaha saya ini membuahkan hasil, yang awalnya saya hanya mendapat keuntungan minim, sejalan dengan waktu, lambat Laun keuntungan saya cukup besar, membuat kondisi ekonomi keluarga dirumah kembali stabil,” bebernya.

Dalam kurun waktu empat tahun sambungnya, terobosan pemasaran telur burung puyuhnya terus meluas yang awalnya hanya disekitar wilayah kecamatan Lawang Kidul, akhirnya merambah hingga ke Kecamatan Muara Enim, Kecamatan Tanjung Agung, Kecamatan Semendo, hingga Lampung.

“Untuk harga setiap bungkus telur Burung Puyuh yang saya titip jual ke pedagang hanya empat ribu lima ratus rupiah (Rp 4.500,-), sementara oleh pedagangnya dijual ke pembeli berkisar Rp. 5.000,- hingga Rp. 6.000,-, dimana saat pagi kita kirim, sore harinya saya keliling mengambil setorannya,” terangnya.

Mirza dan keluarga mengaku bersyukur, sebab kini hasil jerihpayah dan kerja kerasnya, omzet pendapatan yang di peroleh setiap hari dari bisnis telur burung puyuhnya melonjak hingga Rp. 1.500.000,-/hari, hingga Rp. 2.000.000,-/hari.

“Meskipun saya gagal meneruskan kuliah di Universitas Janabadra Jogyakarta maupun di Universitas Terbuka, tapi saya tidak pernah menyesalinya, karena kini dengan usaha telur burung puyuh, saya sangat bersyukur karena sudah mampu menafkahi keluarga lebih baik lagi, meski begitu, sampai saat ini saya masih menjalani profesi saya sebagai Guru Les Privat Bahasa Inggris dengan tujuan membantu anak anak diwilayah saya bisa cerdas dan mampu menguasai bahasa inggris,”pungkasnya.

Editor : Jef Sukapura

Tags: Bahasa InggrisGuru LesTelur Burung Puyuh

Related Posts

Kisah Pilu Ibu Tunggal asal Cisarua Bogor, Naik Bus Bawa Anak Sakit Kronis ke Jakarta
BOGOR RAYA

Kisah Pilu Ibu Tunggal asal Cisarua Bogor, Naik Bus Bawa Anak Sakit Kronis ke Jakarta

27 Juni 2026
Drama Turnamen Mini Soccer, PWI Kota Bogor Juara Bupati Bogor Cup 2026!
BOGOR RAYA

Drama Turnamen Mini Soccer, PWI Kota Bogor Juara Bupati Bogor Cup 2026!

27 Juni 2026
BKAD Kota Bogor Bantah Keras Tudingan Jual Aset Negara di Pasir Jaya
BOGOR RAYA

BKAD Kota Bogor Bantah Keras Tudingan Jual Aset Negara di Pasir Jaya

27 Juni 2026
Lintasan Kereta
BOGOR RAYA

Pria Ditemukan Tewas di Lintasan Kereta Jalan Sholeh Iskandar, Tinggalkan Mobil Sejauh 1 Kilometer

26 Juni 2026
Program Makan Bergizi Gratis
BOGOR RAYA

Warga Bogor Dorong Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

26 Juni 2026
mulyadi
BOGOR RAYA

Mulyadi Janji Sampaikan Aspirasi Pendukung MBG ke DPR dan BGN

26 Juni 2026

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Siksa 4 Anak Dengan Sadis, ADS Digelandang Polisi

Siksa 4 Anak Dengan Sadis, ADS Digelandang Polisi

23 Maret 2021
Kodim 0621 Kabupaten Bogor Gelar Baksos dan Donor Darah

Kodim 0621 Kabupaten Bogor Gelar Baksos dan Donor Darah

1 September 2021
Perumda Tirta Pakuan Salurkan 40 Hewan Kurban

Perumda Tirta Pakuan Salurkan 40 Hewan Kurban

9 Juli 2022
DPRD Kota Bogor Gelar Istighosah Minta Perlindungan Dari Covid-19

DPRD Kota Bogor Gelar Istighosah Minta Perlindungan Dari Covid-19

9 Juli 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In