BogorOne.co.id | Ciawi – Untuk memberi kenyamanan para pengendara dari pungutan liar (pungli) dijalur alternatif Cibolang Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi Polsek Ciawi menempatkan anggotanya untun selalu berjaga, Jumat 10 Maret 2023.
Sebelumnya, ada banner pungutan bagi para pengendara yang melintas jalur alternatif tersebut. Hal itu disebut sebagai sumbangan untuk perbaikan jalan dan mengatur lalu lintas.
Tetapi Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat menegaskan, bahwa kegiatan warga yang meminta sumbangan dari pengendara di jalur alternatif merupakan pungutan liar (pungli).
“Apalagi sampai ada target sekian rupiah itu tidak boleh harus ada aturan nya,” tegas Kapolsek.
Kata Agus, pihak kepolisian sudah menempatkan personil di lokasi longsor hingga jalur alternatif untuk membantu mengatur lalu lintas.
Sebagai solusi, saat ini pihaknya sudah menempatkan Babinkamtibmas untuk menjaga dan membantu mengatur lokasi agar masyarakat tidak melakukan pungli.
“Lalu lintas semrawut, iya itu karena masyarakat saling mendahului tidak mau antri. Namun mau antre, misalnya sepuluh motor dulu, itu sebetulnya kalau sadar enggak bakal terjadi kemacetan,” ucapnya.
Sementara itu, pengurus RT 04/08, Kampung Cibolang, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Andre Norman menjelaskan, selama ini warga tidak memungut pungutan liat sebagaimana yang dituduhkan pengendara.
Dan warga menempatkan ember bagi pengendara motor yang melintas bertujuan untuk menggalang dana.
“Jadi tidak ada pungutan, itu seiklasnya. Yang ngasih mangga, yang tidak ngasih juga tidak apa apa silahkan lewat. Kami dengan iklas membantu di sini untuk kelancaran kendaraan motor yang mengunakan jalur alternatif ini,” ucapnya.
“Hasilnya itu dibagi untuk perbaikan jalan yang utama. Buat beli makanan yang jaga, beli rokok kopi,” tandas dia. (Yud)
























Discussion about this post