• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, Oktober 30, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Jalur Sempit, Bus Wisata Picu Konflik Kepentingan di Kawasan Puncak

Redaksi by Redaksi
30 Oktober 2026
in BOGOR RAYA, PERISTIWA
0
bus wisata

Ilustrasi bus wisata. Foto : istimewa.

34
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Penolakan terhadap bus wisata berukuran besar yang melintasi jalur alternatif Gadog–Cikopo Selatan, Kabupaten Bogor, menguat. Warga di enam desa meminta pemerintah membatasi kendaraan tersebut karena dinilai memicu kemacetan dan berpotensi merusak jalan.

Jalur yang semestinya menjadi akses alternatif bagi masyarakat itu justru kerap tersendat ketika bus besar melintas. Persoalan semakin terasa saat akhir pekan dan musim liburan, ketika volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak meningkat.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gadog, Azet Basuni, mengatakan keberatan terhadap operasional bus besar bukan persoalan baru. Keluhan serupa telah disampaikan warga melalui pemerintah desa hingga tingkat kecamatan.

Penolakan tersebut, kata Azet, datang dari masyarakat Desa Gadog, Sukamahi, Sukamaju, Sukamanah, Sukaresmi, dan Sukagalih.

BERITA LAINNYA

keracunan

Tiga SMP di Dramaga Terapkan PJJ Usai Dugaan Keracunan Siswa

30 Oktober 2026
Polda Kalimantan Timur

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Karhutla, Dua di Antaranya Korporasi

30 Oktober 2026
flyover Cileungsi

Kolong Flyover Cileungsi Disulap Jadi Ruang Publik, Progres Pembangunan Baru 7 Persen

30 Oktober 2026
museum

Pemkab Bogor Siapkan Dua Museum, Sentul Masuk Kandidat Lokasi

30 Oktober 2026

Menurut dia, kondisi jalan yang relatif sempit tidak memadai untuk menampung kendaraan berukuran besar. Karena itu, pemerintah perlu mengevaluasi penggunaan jalur tersebut agar mobilitas warga tidak terus terganggu.

“Penolakan masyarakat ini datang dari Desa Gadog, Sukamahi, Sukamaju, Sukamanah, Sukaresmi hingga Sukagalih,” ujar Azet.

Persoalan ini berhadapan dengan kepentingan sektor pariwisata. Jalur Gadog–Cikopo Selatan menjadi salah satu akses menuju hotel dan destinasi wisata di kawasan Puncak. Sejumlah wisatawan rombongan mengandalkan bus besar untuk mencapai tempat tujuan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Juju Djunaedi, mengaku telah menerima keberatan warga sekaligus keluhan dari pengusaha hotel yang membutuhkan akses bagi tamu mereka.

Juju meminta pemerintah tidak mengambil keputusan dengan hanya mempertimbangkan satu kepentingan. Menurut dia, kenyamanan warga dan kelangsungan usaha pariwisata perlu ditempatkan dalam pembahasan yang sama.

“Kami melihat dari dua sisi. Warga harus menjadi perhatian, tetapi pengusaha juga harus diperhatikan,” kata Juju.

Ia mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan terkait segera membahas pengaturan lalu lintas bus besar. Solusi yang disusun, menurut dia, harus mampu menjawab persoalan akses tanpa mengabaikan dampaknya terhadap masyarakat maupun industri pariwisata.

Keluhan warga juga berkaitan langsung dengan kondisi fisik jalan. Yadi, warga Desa Sukamahi, mengatakan bus besar sering membuat kendaraan sulit bergerak, terutama ketika berpapasan di ruas jalan yang sempit.

“Jalan di sini hanya cukup untuk dua mobil kecil. Terkadang, mobil kecil saja kalau berpapasan sudah membuat macet, apalagi bus besar,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat warga menginginkan pengaturan khusus terhadap kendaraan besar, terutama pada periode kunjungan wisata yang ramai. Mereka khawatir tanpa pembatasan, kemacetan akan terus berulang dan kerusakan jalan semakin cepat terjadi.

Pemerintah kini menghadapi pekerjaan rumah untuk menata jalur alternatif tersebut. Di satu sisi, jalan harus tetap dapat menunjang aktivitas warga. Di sisi lain, akses menuju kawasan wisata juga dibutuhkan pelaku usaha.

Tanpa pengaturan yang jelas, jalur Gadog–Cikopo Selatan berpotensi terus menjadi titik gesekan antara kepentingan masyarakat dan industri pariwisata.

Reporter       : Yudi Surahman

Editor             : R. Muttaqien

Related Posts

keracunan
BOGOR RAYA

Tiga SMP di Dramaga Terapkan PJJ Usai Dugaan Keracunan Siswa

30 Oktober 2026
Polda Kalimantan Timur
NASIONAL

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Karhutla, Dua di Antaranya Korporasi

30 Oktober 2026
flyover Cileungsi
BOGOR RAYA

Kolong Flyover Cileungsi Disulap Jadi Ruang Publik, Progres Pembangunan Baru 7 Persen

30 Oktober 2026
museum
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Siapkan Dua Museum, Sentul Masuk Kandidat Lokasi

30 Oktober 2026
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
BOGOR RAYA

Bedah Rumah di Babakan Madang Ditargetkan Mulai November 2026

30 Oktober 2026
Porprov Jabar 2026
BOGOR RAYA

Dispora Kota Bogor Kebut Persiapan Porprov Jabar 2026

30 Oktober 2026
Next Post
Polda Kalimantan Timur

Polda Kaltim Tetapkan 33 Tersangka Karhutla, Dua di Antaranya Korporasi

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Ratusan Masjid di Kota Bogor Dijaga Polisi Ramadhan

Ratusan Masjid di Kota Bogor Dijaga Polisi Ramadhan

12 April 2021
Lintasan Kereta

Pria Ditemukan Tewas di Lintasan Kereta Jalan Sholeh Iskandar, Tinggalkan Mobil Sejauh 1 Kilometer

26 Juni 2026
PDAM Sidoarjo dan Jember Sambangi Perumda Tirta Pakuan, Ada Apa?

PDAM Sidoarjo dan Jember Sambangi Perumda Tirta Pakuan, Ada Apa?

13 Oktober 2026
Ngeri! Dalam Tiga Hari Nambah 36 Orang Terpapar Corona

Ngeri! Dalam Tiga Hari Nambah 36 Orang Terpapar Corona

12 Agustus 2020

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In