BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade mendorong kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kabupaten Bogor segera diwujudkan sebagai bagian dari upaya mencari solusi atas persoalan sampah di daerah tersebut.
Dukungan itu disampaikan Jaro Ade setelah Pemerintah Kabupaten Bogor menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Weiming Nusantara Bogor New Energy di Sentul, Kamis (16/9/2026).
Menurut Jaro Ade, pengelolaan sampah membutuhkan pendekatan yang lebih modern dan berkelanjutan. Karena itu, kerja sama tersebut dinilai menjadi salah satu langkah konkret yang dapat dikembangkan pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah nyata dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan,” kata Jaro Ade, Kamis (17/9/2026).
Ia mengatakan keberhasilan program PSEL tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah. Dukungan pemerintah pusat serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara optimal.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, bersama seluruh pemangku kepentingan, menjadi kunci agar program PSEL dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam penandatanganan PKS tersebut, sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Presiden Weiming Bogor Nusantara New Energy, perwakilan Danantara/Denera, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, kepala SKPD, direktur RSUD, jajaran BUMD, serta tamu undangan lainnya.
Jaro Ade berharap pengembangan PSEL tidak berhenti pada pengolahan sampah menjadi energi. Program tersebut, kata dia, juga harus berdampak pada pengurangan persoalan lingkungan di Kabupaten Bogor.
“Semoga ke depan PSEL ini dapat menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata dia.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post