BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa se-Kabupaten Bogor, kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Reynaldi Yushab Fiansyah berharap para calon kepala desa menjalankan program dengan baik.
Pada proses penetapan bakal calon (balon) menjadi calon sudah pada minggu kemarin, serta melakukan verifikasi, yaitu daftar pemilih tetap di desa dan menentukan jumlah TPS , panitia yang harus di siapkan, serta dukungan anggaran yang diberikan oleh Pemda.
“Pada tahap berikutnya yakni persiapan masa kampanye. Pemilihan kepala desa akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2023, di 36 Desa di 20 Kecamatan,” ujar Reynaldi, Jumat 10 Februari 2023.
Ia menjelaskan, adapun pemilihan kades tidak dengan cara e-voting. Di Kabupaten Bogor tidak mengunakan fasilitas itu. Kemendagri juga menawarkan kepada Kab/Kota, namun dalam hal tertentu, terjadi efesien dan efektifitas maka mengunakan sistim evote.
Dulu di Kabupaten Bogor pengalaman sebelumnya pernah melaksanakan sekali di Kecamatan Ciampea. “Tetapi kelihatannya masyarakat masih ingin menggunakan cara konvensional, yaitu menggunakan surat suara,” ucapnya.
Laniut dia, beberapa kali kita kumpul melakukan rakor teknis dengan panitia tingkat desa, baik ketua panitia dan seluruh jajarannya. Tolong bantu sosialisasikan kepada masyarakat, calon jual lah program dengan tidak jual program yang lain.
Menurutnya, pemerintah, baik pusat Provinsi, Kabupaten, sudah banyak menggelontorkan dana untuk pembangunan desa, dan dana itu tidak sedikit.
“Kita berharap menjawab kekhawatiran masyarakat tentang hal-hal yang sifatnya tidak baik. Jual program yang sesuai dengan dukungan anggaran pemerintah,” sambungnya.
Masih kata dia, mereka pasti sudah paham mulai dari dana desa (DD) anggaran dana desa (ADD), Bagian Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BHPRD), serta bantuan provinsi.
“Apalagi ada bantuan keuangan infrastuktur andalan Kabupaten Bogor, mereka bisa menjual itu,” tandasnya. (Yud)
























Discussion about this post