• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, Juli 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home WISATA

Jembatan Lahor, Warisan Belanda yang Masih Jadi Tulang Punggung Jalur Kereta Api Selatan Jawa

Redaksi by Redaksi
20 Juni 2025
in WISATA
0
Jembatan Lahor

Jembatan Lahor, Karangkates, Kabupaten Malang.

184
SHARES
184
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Malang – Jembatan Lahor yang terletak di Karangkates, Kabupaten Malang, masih menjadi salah satu infrastruktur penting dalam jaringan perkeretaapian di selatan Pulau Jawa. Jembatan ini membentang di atas Sungai Lahor, anak Sungai Brantas, dan berperan sebagai penghubung utama jalur kereta api lintas Blitar–Malang.

Jembatan yang dibangun pada era kolonial Belanda ini menjulang setinggi 30 meter di atas permukaan sungai dan menyuguhkan pemandangan Bendungan Sutami serta hamparan perbukitan hijau di perbatasan Malang dan Blitar. Setiap harinya, puluhan perjalanan kereta jarak jauh dan lokal melintasi jembatan tersebut.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daerah Operasi (DAOP) 8 Surabaya bertanggung jawab atas perawatan jembatan yang menjadi bagian dari lintasan menuju Stasiun Wlingi, Blitar.

Pemerhati sejarah perkeretaapian, Tjahjana Indra Kusuma, menjelaskan bahwa Jembatan Lahor dibangun pada tahun 1895 oleh Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda. Pembangunan dilakukan setelah jalur Kertosono–Blitar resmi terhubung pada 1884, dan dilanjutkan dengan pengembangan jalur ke wilayah Malang.

BERITA LAINNYA

Buka Luwur

Ribuan Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi di Buka Luwur Boyolali, Tradisi Ngala Berkah Tetap Hidup

16 Juli 2026
Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia

Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia

13 Juli 2026
Mangut Lele

Mencicipi Mangut Lele Khas Kulonprogo di Tengah Sawah Menoreh

11 Juli 2026
Praktik pungutan liar

Pungli di Puncak Dinilai Ancam Keberlangsungan Pariwisata

8 Juli 2026

“Pemerintah kolonial mulai merencanakan pembangunan jalur Blitar–Malang pada 1893, terutama untuk mendukung pengangkutan hasil bumi seperti kopi, gula, karet, indigo, dan agave dari kawasan tersebut,” ujar Tjahjana.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini dimulai dengan pelelangan proyek oleh Kementerian Koloni bagian Biro Teknik. Dokumen teknis lelang disusun oleh Martinus Nijhoff dan proyek akhirnya dimenangkan oleh firma Fried Krupp dari Essen, Jerman, dengan nilai kontrak f 49.785.

Secara teknis, jembatan tersebut memiliki bentang total 160 meter, terdiri dari tiga pilar baja komposit dengan jarak antar pilar sekitar 40 meter. Pilar tertinggi mencapai 36 meter dari dasar sungai. Lokasinya berada di KM 86+230, sekitar 300 meter dari sinyal muka halte Pohgajih, dari arah Malang.

Pembangunan jembatan di wilayah pegunungan dengan tantangan geografis tersebut dilakukan dengan teknologi sederhana. “Waktu itu belum ada alat berat seperti sekarang. Mereka menggunakan sistem katrol dan tuas untuk mengangkat material,” jelasnya.

Tjahjana juga menyebutkan bahwa pembangunan struktur jembatan ini tidak melibatkan arsitek khusus. Seluruh perhitungan teknis dilakukan oleh insinyur sipil guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi baja tersebut.

Meski tidak tercatat secara pasti jumlah tenaga kerja yang terlibat, proses pembangunan diketahui melibatkan pekerja lokal dan berlangsung selama sekitar dua tahun. Jalur Blitar–Malang akhirnya terhubung penuh setelah segmen Kepanjen–Wlingi selesai dibangun dan diresmikan pada 30 Januari 1897.

Editor             : R. Muttaqien

Tags: Bendungan SutamiJembatan LahorMartinus NijhoffSungai Lahor

Related Posts

Buka Luwur
BUDAYA

Ribuan Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi di Buka Luwur Boyolali, Tradisi Ngala Berkah Tetap Hidup

16 Juli 2026
Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia
BOGOR RAYA

Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia

13 Juli 2026
Mangut Lele
WISATA

Mencicipi Mangut Lele Khas Kulonprogo di Tengah Sawah Menoreh

11 Juli 2026
Praktik pungutan liar
BOGOR RAYA

Pungli di Puncak Dinilai Ancam Keberlangsungan Pariwisata

8 Juli 2026
Sedekah Bumi
WISATA

Sedekah Bumi di Cijeruk Angkat Tradisi dan Kebersamaan Warga

7 Juli 2026
Bendungan Cibalok
BOGOR RAYA

Bendungan Cibalok Jadi Tempat Favorit Bermain Saat Libur Sekolah

7 Juli 2026
Next Post
3.400 tiket Formula E

Gubernur Jakarta Bagikan 3.400 Tiket Formula E kepada Pelajar Berprestasi

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Kawal Jendral Bintang Dua ke Jepang, Taruna Taruni Akpol Diskusi Tentang Keamanan

Kawal Jendral Bintang Dua ke Jepang, Taruna Taruni Akpol Diskusi Tentang Keamanan

16 Maret 2023
TNI AU Ikuti Latihan Albatros Ausindo Guna Optimalkan Patroli Maritim

TNI AU Ikuti Latihan Albatros Ausindo Guna Optimalkan Patroli Maritim

7 Juni 2023
Melalui DOEA Fest, Kembangkan Bakat dan Kreativitas Siswa

Melalui DOEA Fest, Kembangkan Bakat dan Kreativitas Siswa

17 Maret 2023
Perkuat Kompetensi dan Kembangkan Kualitas Pendidikan, Polbangtan Kementan Laksanakan Seminar Penelitian Dosen

Perkuat Kompetensi dan Kembangkan Kualitas Pendidikan, Polbangtan Kementan Laksanakan Seminar Penelitian Dosen

24 Desember 2024

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In