BogorOne.co.id | Luwuk – Kapal Nazila 05 tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara, pada Senin dini hari, 30 Maret 2026, setelah mengalami kerusakan struktur akibat cuaca buruk. Seluruh 27 awak kapal dilaporkan masih dalam pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menyatakan, seluruh penumpang dan kru kini berstatus dalam pencarian (DP).
Berdasarkan kronologi, kapal berangkat dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema pada Minggu petang, 29 Maret 2026. Sekitar pukul 03.30 WIT, nahkoda Gazali Minggu sempat menghubungi pemilik kapal, Rifani Samatia, untuk melaporkan kondisi darurat.
“Nahkoda menginformasikan kapal mengalami patah haluan akibat cuaca buruk,” ujar sumber resmi Basarnas Palu. Sekitar pukul 04.00 WIT, kapal dilaporkan tenggelam.
Saat ini, seluruh korban dilaporkan berupaya menyelamatkan diri menggunakan long boat di tengah laut.
Tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian. Pada pukul 10.15 Wita, KN SAR Bhisma diberangkatkan dari Pelabuhan Lalong, Luwuk, menuju lokasi kejadian.
Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 Wita. Basarnas mengerahkan personel dari Pos SAR Luwuk bersama awak KN SAR Bhisma, dilengkapi peralatan navigasi dan komunikasi.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post