BogorOne.co.id | Kota Bogor – Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor kasus terkonfirmasi positif per tanggal 1 Februari 2022 tembus diangka 102 kasus.
Lonjakan kenaikan kasus tersebut, menurut Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan bahwa sebagian besar diyakini warga yang terpapar terkena Covid-19 varian Omicron.
“Omicron sudah pasti ada di kita, saya sudah mendapat laporan juga ada beberapa positif Omicron. Artinya dari angka yang ada sebagian besar dipastikan Omicron,” ucapnya, Rabu (2/2/2022).
Keyakinan orang nomor satu di Kota Bogor ini berlandaskan sampel yang diambil di RSUD Kota Bogor dengan hasil mayoritas dinyatakan positif Omicron.
“Saya yakin sebagian besar ini semuanya Omicron semua, sudah pasti. Sudah tidak relevan lagi kita berbicara apakah Omicron ? Sudah pasti, dari awal saya sudah yakin kalau lajunya tidak seperti ini tidak mungkin varian lain kecuali Omicron,” tegasnya.
Bima mengatakan, kasus Omicron tidak perlu diperdebatkan kembali lantaran sekarang pihaknya akan fokus pada penanganan bagaimana membendung laju penyebaran Omicron.
“Kita mengimbau warga untuk tetap mentaati prokes, masker, menghindari kerumunan, membatasi pertemuan fisik,” jelasnya.
Disinggung soal akan ada pengetatan terhadap sekor wisata maupun ekonomi, Bima menuturkan, pihaknya tidak akan melakukan pembatasan karena Bima ingin roda perekonomina di Kota Bogor bisa tetap berjalan.
“Kota Bogor sekarang masih Zona dua, semuanya berlandasan level dua saja. Jadi tidak ada pengetatan di sektor wisata dan lainnya agar agar laju roda ekonomi tetap berjalan sampai ada keputusan dari pusat,” pungkasnya. (Fik)























Discussion about this post