BogorOne.co.id | Cisarua – Meski sempat terhenti, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali geber vaksinasi massal, dengan kuota capai 2.500 orang di Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Selasa (06/07/21).
Dari jumlah total dosis vaksin, sekitar 1.800 dosis dialokasikan untuk vaksinasi kedua para pelaku usaha pariwisata dan sisanya untuk masyarakat umum, khusunya di wilayah selatan Bumi Tegar Beriman.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Adang Maulana menjelaskan, kegiatan ini sebagai salah satu langkah strategis Pemkab Bogor dalam mendukung penanganan Covid-19.
Dia menjelaskan, dengan melakukan percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor, sebagaimana arahan Bupati Bogor agar target vaksinasi bisa mencapai minimal 20 persen atau 1,2 juta penduduk.
“Jumlah vaksinasi hari ini sebanyak 2.500 dosis, sekitar 1.800-an dosis yang kedua untuk para pelaku usaha pariwisata. Jadi sasaran vaksinasi sebagian besar adalah peserta vaksin ke-2 yang sebelumnya pernah dilaksanakan di TSI pada tanggal 2 Juni 2021,” jelas Adang.
Adang menambahkan, pertimbangan vaksin dilaksanakan di TSI karena kegiatan dilaksanakan di area terbuka dan lebih aman di masa PPKM Darurat.
Menurut dia, lokasi TSI lebih sangat mendukung karena areanya lebih luas, prasarana di TSI lebih menunjang. Termasuk area parkir kendaraan yang luas sehingga bisa dioptimalkan.
“Untuk pembuatan spot-spot marker ruang tunggu antrian, supaya tidak antri di setiap rangkaian proses vaksin dari mulai registrasi sampai dengan observasi,” ungkapnya.
Dia menambahkan, kondisi TSI saat ini tutup sementara, menyesuaikan aturan PPKM Darurat, sehingga jadi bisa lebih aman karena tidak ada aktivitas lain.
Dalam kegiatan vaksinasi tersebut, Pemkab Bohor melibatkan sejumlah pihak, termasuk pihak TSI, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) hingga satgat tingkat desa dan kecamatan.
“Pihak TSI, PHRI, Satgas Desa Cibeureum dan Kecamatan Cisarua bekerjasama mengatur tempatnya supaya ada jarak aman sehingga tidak ada kerumunan,” tandasnya. (Fry)





























Discussion about this post