BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Zaskia Zahra, lulusan SMAN 1 Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berhasil menembus University of Toronto, Kanada, melalui jalur beasiswa Garuda. Capaian itu menjadi prestasi luar biasa bagi sekolah yang berlokasi di wilayah barat Kabupaten Bogor tersebut.
“Selama saya bertugas di sini, baru kali ini ada yang tembus ke Kanada,” ujar Kepala SMAN 1 Leuwiliang, Taopik, saat ditemui dalam acara pelepasan siswa, Kamis (26/6/2025). Ia menyebutkan sebelumnya baru satu siswa dari sekolahnya yang kuliah di luar negeri, yakni di Turki pada tahun 2019.
Taopik mengungkapkan bahwa perjalanan Zaskia Zahra tidak selalu mudah. Saat lulus SMP, ia sempat mendaftar ke sekolah negeri favorit di Kota Bogor, namun karena pertimbangan jarak dan persaingan, ia justru diterima di SMAN 1 Leuwiliang.
“Waktu itu mungkin banyak yang lihat ini bukan sekolah favorit, tapi ternyata ini jadi jalan berkah untuk Zaskia Zahra,” katanya.
Menurutnya, Zaskia justru berkembang pesat di lingkungan sekolah yang memberikan ruang untuk bertumbuh. “Dia anak yang tekun, rajin, penuh semangat belajar, dan sangat beradab. Itu yang membuat kami makin bangga,” ujar Taopik.
Bahasa Inggris menjadi modal utama Zaskia saat mendaftar beasiswa. Ia mempelajarinya tidak hanya dari kursus, tapi juga secara otodidak. “Dari situ kemampuan bahasanya makin kaya, hingga akhirnya lolos seleksi beasiswa,” kata Taopik.
Zaskia Zahra berhasil mengungguli ribuan peserta dan diterima di program studi Electrical Engineering di salah satu kampus terbaik dunia itu. Ia pun menjadi satu-satunya lulusan SMAN 1 Leuwiliang tahun ini yang diterima di perguruan tinggi luar negeri.
Taopik mengenang momen saat Zaskia datang ke sekolah untuk meminta surat keterangan dalam bahasa Inggris sebagai salah satu syarat keberangkatan. “Saya bilang, jaga sikap, bawa nama baik, dan tetap rendah hati,” ungkapnya.
Zaskia tinggal di Barungpicung, Kecamatan Pamijahan, yang jaraknya cukup jauh dari sekolah. Meski demikian, ia tetap hadir setiap hari tanpa mengeluh, dan menjaga hubungan baik dengan guru serta teman-teman.
Nama Zaskia kini tercatat bersama para alumni berprestasi lainnya yang diterima di kampus-kampus ternama seperti ITB, UI, Undip hingga Unsoed. Namun, menurut Taopik, kisah Zaskia memberi inspirasi tersendiri.
“Ini bukti bahwa keterbatasan bukan halangan untuk meraih mimpi,” pungkasnya.
Reporter : Yudi. S
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post