BogorOne.co.id | Kota Bogor – Seorang pria asal Ciomas, Kabupaten Bogor, meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Otista, Kota Bogor. Korban sempat dirawat di RS PMI Bogor sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Susilo mengatakan korban meninggal pada Selasa, 22 September 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah korban kemudian dimakamkan pada malam harinya.
“Kami dapat informasinya tadi malam. Korban meninggal pukul 13.00 WIB, kemudian dimakamkan pukul 21.00 WIB,” kata Susilo.
Menurut Susilo, korban mengalami cedera serius akibat kecelakaan yang terjadi pada Rabu, 2 September 2026. Berdasarkan informasi medis yang diterima kepolisian, korban mengalami patah tulang rusuk yang diduga mengenai paru-paru.
Korban awalnya dibawa ke RS PMI Bogor. Karena kondisi cederanya membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta.
“Jadi ada yang patah di rusuknya, dugaan ya, terus menusuk ke paru-parunya. Awal kejadian dia dibawa ke PMI, cuma langsung dirujuk ke RSCM,” ujar Susilo.
Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni Honda BR-V, Yamaha Mio, dan Honda CRF. Ketiganya melaju dari arah Tugu Kujang menuju Mal BTM.
Setibanya di sekitar depan Bebek Om Aris, pengemudi Honda BR-V diduga kehilangan konsentrasi. Mobil tersebut kemudian menabrak dua sepeda motor yang berada di depannya.
“Sehingga menabrak kendaraan motor Honda CRF dan kendaraan motor Yamaha Mio yang berada di depannya lalu terjatuh,” kata Susilo.
Kecelakaan itu menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka. Mereka merupakan pengendara Honda CRF, pengendara Yamaha Mio, serta penumpang sepeda motor tersebut.
Selain korban luka, kecelakaan mengakibatkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat. Honda BR-V mengalami kerusakan pada bagian depan, terutama kap mesin dan bemper.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Bogor Kota.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post