BogorOne.co.id – Kota Bogor menduduki peringkat top tiga besar klasemen sementara dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat. Top tiga klasemen sementara ini berdasarkan perolehan medali hingga Rabu (24/9/2025).
Persaingan semakin sengit di mana para pelajar dari berbagai daerah di Jawa Barat berjuang untuk menjadi yang terbaik dengan mengedepankan profesional dan sportivitas serta membangun persahabatan.
Kota Bogor yang berada di posisi ketiga berhasil meraih 44 medali, dengan rincian 16 emas, 14 perak, dan 14 perunggu. Jumlah tersebut berada di bawah Kota Bandung yang berhasil meraih 102 medali, dengan 44 emas dan Kabupaten Bandung dengan total medali 36 dengan 17 emas.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengatakan bahwa emas yang diraih Kota Bogor cukup meningkat tajam. Ia menyebut, hampir semua cabang olahraga berhasil melebihi target.
“Kondisi saat ini sangat baik. Emas kita melebihi target. Ada yang ditargetkan mendapat dua emas Alhamdulillah berhasil meraih lima, ada yang ditargetkan satu alhamdulillah berhasil meraih dua emas. Perjuangannya sangat luar biasa atas dukungan semua pihak,” ujar Anas saat ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis (25/9/2025).
Saat ini lanjut Anas, masih tersisa kurang lebih lima hari lagi dan masih ada beberapa cabang olahraga yang akan bertanding. Meski perolehan medali ini masih akan bisa berubah, namun ia percaya bahwa kontingen Kota Bogor akan berjuang dengan optimal.
Sebab, lanjut Anas, POPDA ini merupakan langkah awal para pelajar untuk bisa mengikuti ajang yang lebih besar lagi hingga tingkat nasional, bahkan internasional.
“Bisa dilihat dari hasil ini menunjukkan bahwa Kota Bogor memiliki potensi atlet-atlet yang mampu dibanggakan bersaing meraih prestasi dengan daerah yang luas, jumlah penduduknya banyak, dan potensi anggarannya juga besar, tapi kita bisa duduk di peringkat tiga,” ujarnya.
Seperti apa yang disampaikan Dedie Rachim, Anas menitipkan pesan, bahwa perjuangan masih panjang, maka berusaha dengan maksimal berjuang dengan optimal menjunjung profesionalisme dan sportivitas serta membangun persahabatan dan jaringan sekaligus silaturahmi seluas dan sebanyak-banyaknya.
“Percayalah bahwa kontingen ini tidak mewakili diri sendiri, tapi masyarakat, keluarga, orang tua, kebanggan Kota Bogor, dan kalau sampai berprestasi mendapatkan emas maka akan ada bonus, bisa juga mengikuti Japres dan jika juara PON bisa langsung masuk di BUMN yang diinginkan,” ujarnya.
























Discussion about this post