BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Usai dilantik, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu langsung tancap gas mengatasi persoalan sosial di Parung Panjang. Solusi jangka pendek yang akan dilalukan adalah pembuatan kantong parkir untuk truk tambang di Parung Panjang.
Kabid Lalin Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan, bahwa keberadaan Kantong Parkir untuk truk tambang di Kecamatan Parung Panjang adalah langkah tepat yang segera dilakukan oleh Pemkab Bogor.
Dirinya mengaku bangga dengan gerak cepat yang dilakukan Pj Bupati Bogor, yang langsung mengunjungi Parung Panjang awal tahun baru 2024.
Bahkan, pada tanggal 2 Januar 2024, Pj Bupati Bogor juga langsung menggelar rakor terkait penyelarasan percepatan penuntasan soal permasalahan di Parung Panjang.
“Kami Minta dukungan dari semua masyarakat untuk selalu memberikan support agar cepet terlaksana pengoparasian kantong Parkir untuk Truk Tambang,” tegas Dadang, Rabu 3 Januari 2024.
Mantan Kasi Trantib Kecamatan Parung Panjang itu mengaku sudah hafal apa yang dibutuhkan masyarakat Parung Panjang saat ini.
“Saya sangat senang dengan progres yang dilakukan Pj Bupati Bogor dengan menggelar Rakor soal Parung Panjang dan beliau juga sudah turun langsung melihat lokasi yang akan dijadikan Kantong Parkir,” ungkapnya
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil Lima, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), dan pihak terkait lainnya.
Hal itu dilakukan, untuk menyelaraskan langkah percepatan penuntasan permasalahan Parung Panjang, di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Selasa 2 Januari 2024 lalu.
Saat Rakor, Asmawa Tosepu mengatakan, permasalahan di Parung Panjang harus segera dicarikan jalan keluarnya, kapanpun dan siapapun pemimpinnya di Kabupaten Bogor masalah ini harus segera dituntaskan.
“Sebelumnya, saya coba melakukan pemetaan permasalahan secara cepat, saya sudah berkunjung dan melihat langsung dari dekat, sehingga saya bisa mengetahui apa masalah utama yang ada di sana,” ungkapnya.
Dia menegaskan solusi jangka pendek harus percepat mempersiapkan kantong parkir untuk ribuan truk yang ada di sana.
“Kantong Parkir di Parung Panjang paling lambat minggu ketiga bulan Januari sudah bisa dipergunakan,” pungkasnya. (*)
























Discussion about this post