BogorOne.co.id | Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan virus yang belakangan disebut sebagai superflu varian K3N2 bukan merupakan virus baru seperti Covid-19. Ia meminta masyarakat tetap tenang menyikapi meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan.
Budi mengatakan K3N2 merupakan virus influenza tipe A yang sudah lama beredar di masyarakat. Varian yang saat ini terdeteksi merupakan hasil mutasi, sebagaimana yang pernah terjadi pada virus Covid-19.
“Ini bukan virus baru seperti Covid. K3N2 itu sudah lama dikenal sebagai influenza tipe A, hanya sekarang ada varian baru,” kata Budi dikutip dari beritasatu.com. Jumat, 9 Januari 2026.
Menurut Budi, meski varian K3N2 terbaru memiliki tingkat penularan yang lebih cepat, virus tersebut tidak tergolong berbahaya. Sistem imun masyarakat umumnya sudah mengenali virus influenza sehingga antibodi telah terbentuk.
Ia menjelaskan, sebagian besar kasus dapat sembuh dengan sendirinya, terutama pada individu dengan daya tahan tubuh yang baik. Faktor utama yang meningkatkan risiko penularan adalah kondisi imunitas yang menurun.
Untuk pencegahan, Budi mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat, seperti makan bergizi, istirahat cukup, dan berolahraga. Ia juga menyarankan penggunaan masker jika berada di sekitar orang yang mengalami gejala flu atau batuk.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga saat ini terdeteksi sekitar 70 kasus K3N2 di Indonesia, dengan jumlah terbanyak tercatat di Provinsi Jawa Timur.
Budi menegaskan situasi tersebut tidak menunjukkan tingkat keganasan seperti pandemi Covid-19. Ia meminta masyarakat tidak panik dan tidak membesar-besarkan kondisi tersebut.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post