BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Seorang pria berinisial H diamankan polisi setelah mengaku sebagai habib dan meminta paksa sejumlah sarung di sebuah pesantren di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Aksi pria asal Parakan Salak, Sukabumi, itu berakhir ricuh setelah kebohongannya terbongkar.
Kapolsek Cijeruk AKP Didin Komarudin mengatakan peristiwa tersebut terjadi, Sabtu, 11 Oktober 2025. Saat itu, H mendatangi pesantren dan mengaku sebagai habib. Ia kemudian meminta beberapa sarung kepada santri.
“Karena menghargai dan meyakini bahwa pria itu habib, santri memberikan tiga sarung kepada yang bersangkutan,” ujar Didin, Selasa, 14 Oktober 2025.
Namun, para santri kemudian curiga dan mencari tahu kebenaran pengakuan tersebut. Setelah ditelusuri, diketahui H bukan keturunan habib seperti yang diakuinya. Warga pun kemudian mencari pelaku hingga akhirnya ditemukan di wilayah Caringin.
“Saat ditanya mengenai silsilah habaib, yang bersangkutan tidak dapat menjelaskan dan terbukti tidak memiliki garis keturunan habib. Sempat terjadi aksi kekerasan oleh santri yang merasa ditipu,” kata Didin.
Polisi yang khawatir keributan meluas kemudian mengamankan Heru beserta barang bukti sarung yang diperolehnya secara paksa. Ia dibawa ke Polsek Cijeruk untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan mediasi, pihak pesantren memilih untuk tidak menempuh jalur hukum. Pelaku diminta mengembalikan sarung yang telah diterimanya.
“Pelaku juga menolak kembali ke pesantren dan sudah kami kembalikan kepada keluarganya,” ujar Didin.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post