BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) menjadi korban tabrak lari di kawasan lampu merah Cigombong, Jalan Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Kabupaten Bogor, Senin 18 Agustus 2025.
Ketua Yayasan Silih Asih Megamendung, Nani Rohaeni, menjelaskan korban berusia 48 tahun dan langsung dilarikan ke puskesmas usai kejadian.
Pelaku sempat mengantar korban ke fasilitas kesehatan tersebut, namun kemudian pergi dengan alasan akan kembali dan hingga kini tidak muncul lagi.
Puskesmas bersama pihak kecamatan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) menindaklanjuti kasus ini, karena korban terindikasi ODGJ. Identitas korban tidak diketahui meski telah dilakukan pemeriksaan retina mata dan sidik jari.
Setelah pemeriksaan awal, korban dirujuk ke RS Marzoeki Mahdi Bogor. Namun rumah sakit tersebut tidak menerima karena ada luka fisik yang harus ditangani lebih dulu, sehingga korban kemudian dipindahkan ke RSUD Ciawi Idham Chalid.
“Di RSUD Ciawi, korban sempat dirawat selama lima hari. Pada 11 Agustus, pihak rumah sakit meminta agar korban dijemput oleh TKSK dan IPSM, lalu diarahkan ke Yayasan Silih Asih,” kata Nani.
Menurut Nani, korban mengalami patah tulang sehingga tidak bisa berjalan. Saat ini ia masih membutuhkan perawatan dan bantuan kebutuhan harian.
“Panti Yayasan Silih Asih yang berlokasi di Kecamatan Megamendung terkendala biaya operasional. Kami berharap adanya kepedulian dari para pemangku kebijakan maupun CSR untuk membantu keberlangsungan kepedulian sosial kemanusiaan,” ujar Nani.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post