BogorOne.co.id | Kota Bogor – Untuk menghindari penyebaran corona virus yang hingga kini, angka kasusnya masih tinggi, maka acara Pesta Rakyat Cap Go Meh (CGM) 2021 di Kota Bogor tahun ini ditiadakan.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, meski tidak ada perayaan seperti biasanya, tidak akan mengurangi sedikitpun makna kebersamaan di Kota Bogor.
“Mari kita yakini bahwa keyakinan kita untuk terus bersama akan membawa kita melangkah keluar dari era pandemi ini,” kata Bima, Jumat (26/02/21).
Diakuinya, tidak ada yang lebih indah, yang lebih dahsyat, yang lebih powerfull daripada modal kebersamaan dan kekeluargaan. Kebersamaan dan kekeluargaan adalah modal sosial yang luar biasa yang dimiliki Kota Bogor dari masa ke masa.
“Satu hal yang terus kita jaga kita rawat melalui berbagai macam momentum bukan saja dari kegiatan resmi pemkot, tetapi inisiasi dari warga, kolaborasi dari seluruh elemen warga,” jelasnya.
Hari ini kata dia, adalah hari dimana semuanya tengah diuji atas kebersamaan selama ini. Tidak mudah di era pandemi ini menjaga dan merawat kebersamaan. Ada persoalan ekonomi, politik, mungkin juga ada persoalan keyakinan.
“Tapi yakinilah bahwa modalitas itu selalu kita jaga dari masa ke masa dan bahkan semakin diperkuat di era pandemi yang tidak mudah ini. Tidak ada ujian yang tidak bisa kita lewati apabila kita pahami bagaimana kita bisa terus merawat kebersamaan ini,” paparnya.
Bogor Street Festival CGM lanjut Bima Arya adalah momentum dimana merayakan kebersamaan dalam keberagaman.
Meski tidak ada selebrasi Pesta Rakyat CGM bukan berarti tidak bisa merayakan kebersamaan. Melalui doa lintas agama dan kesederhanaan yang terus dijaga Bima Arya mengajak semua untuk terus saling mendukung, saling mendorong dan saling mendoakan.
“Mudah-mudahan badai ini cepat berlalu dan Insya Allah modalitas kita yang kita jaga akan membawa kita melangkah menjadi pemenang mengatasi pandemi ini,” pungkasnya. (Gie)




























Discussion about this post