29.9 C
Bogor
Minggu, 24 Oktober 2021

Parah! Gedung SDN di Samping Istana Bogor Ambruk

Must read

Wow! Omzet Ekspor Tanaman Hias Di Kabupaten Bogor Capai Rp300 Juta Perhari

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin mengklaim bahwa omzet rata-rata ekspor tanaman hias se-Kabupaten Bogor adalah sebanyak Rp200 juta sampai dengan...

Desa Sukajaya Akan Kembangkan Objek Wisata Curug Sawer

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Berbagai potensi wisata alam di wilayah Tamansari untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Salah satu potensi yang ada di Desa...

Eksekusi Bangunan Makan Korban, Yayasan Fajar Hidayah Lapor Polisi

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bentrokan fisik terjadi dalam eksekusi bangunan yang ditempati yatim piatu di komplek Pesona Amsterdam Blok I, Desa Ciangsana, Kecamatan...

Perkuat Kaderisasi, Partai Nasdem Kota Bogor Gelar Pendidikan Politik

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Bogor menggelar pendidikan politik dan kaderisasi di Pajajaran Suite BNR, Jumat (22/10/21). Acara...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dua ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Otista yang terletak di dipusat kota tepatnya samping Istana Bogor tiba-tiba ambruk, Kamis (16/09/21).

Ambruknya gedung sekolah yang notabenenya milik pemerintah Kota Bogor itu, diduga karena usia bangunan sudah tua sehingga kontruksi bangunan tak kuat lagi menahan beban genteng.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Hanafi mengaku, pihaknya akan segera melakukan perbaikan pada dua ruang kelas SDN yang tak jauh dari monumen Tugu Kujang itu.

Menurutnya, untuk perbaikan gedung sekolah tersebut, ada prosedur yang harus dilalui, seperti kepala sekolah harus terlebih dahulu membuat laporan kejadian dan dikirimkan ke Disdik.

“Setelah ke Disdik, kemudian dilaporkan secara berjenjang ke Wali Kota Bogor,” kata Hanafi, Jumat (18/09/21).

Kemudian Disdik akan berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretariat Daerah Kota Bogor untuk ditindaklanjuti.

Diakui Hanafi, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor. Agar DPUPR menilai, kira-kira berapa nilai yang wajar dan apakah harus dilakukan renovasi atau langkah lainnya.

Dia berharap, pada saat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) nanti sudah selesai sehingga bisa berjalan kondusif sesuai harapan. Makanya dirinya turun sekaligus memeriksa fisik bangunan.

Bahkan kata dia, tidak menutup kemungkinan masih ada beberapa sekolah yang kondisinya sama. “Tapi mudah-mudahan tidak lah, karena menjelang PTM ini mudah-mudahan bisa berjalan kondusif,” ungkapnya.

Dia menegaskan, bahwa anggaran perbaikan SD Negeri Otista sudah diplot di tahun anggaran 2022. Namun, sifatnya hanya perbaikan di bagian atap.

“Karena disurvei oleh bagian sarana prasarana, hanya bagian atap sehingga angkanya tidak besar,” tandasnya. (Fry)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Wow! Omzet Ekspor Tanaman Hias Di Kabupaten Bogor Capai Rp300 Juta Perhari

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bupati Bogor, Ade Yasin mengklaim bahwa omzet rata-rata ekspor tanaman hias se-Kabupaten Bogor adalah sebanyak Rp200 juta sampai dengan...

Desa Sukajaya Akan Kembangkan Objek Wisata Curug Sawer

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Berbagai potensi wisata alam di wilayah Tamansari untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Salah satu potensi yang ada di Desa...

Eksekusi Bangunan Makan Korban, Yayasan Fajar Hidayah Lapor Polisi

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Bentrokan fisik terjadi dalam eksekusi bangunan yang ditempati yatim piatu di komplek Pesona Amsterdam Blok I, Desa Ciangsana, Kecamatan...

Perkuat Kaderisasi, Partai Nasdem Kota Bogor Gelar Pendidikan Politik

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Bogor menggelar pendidikan politik dan kaderisasi di Pajajaran Suite BNR, Jumat (22/10/21). Acara...

Puluhan Koperasi Dilatih Standarisasi Laporan Keuangan Digital

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Menengah (Diskop dan UKM) Kota Bogor menggelar pelatihan standarisasi laporan keuangan secara digital terhadap...