BogorOne.co.id | Kota Bogor – Puluhan bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Hanura Kota Bogor lakukan pendaftaran untuk ikut kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) yang akan di gelar 2024 mendatang.
Pendaftaran dilaksanakan di kantor dewan pimpinan cabang (DPC) Hanura, di Ruko PGB, Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa 10 Januari 2023.
DPC Hanura Kota Bogor membuka pendaftaran untuk para bakal calon legislatif (Bacaleg) di tingkat DPRD Kota Bogor.
Ketua DPC Hanura Kota Bogor Sendhy Pratama mengatakan, dirinya menyampaikan informasi dengan sangat mendadak, kurang lebih 2 atau 3 hari lalu. Tujuannya untuk menguji dan mengetahui sejauh mana publikasi dari partai Hanura
“Dan alhamdulillah per hari ini kalo di lihat dari absensi yang hadir dan antusias yang ingin mencalonkan sebagai bacaleg, karena belum caleg. Kalo caleg kan nanti ada proses yang akan dilalui oleh KPU, Bacaleg yang hadir untuk partai Hanura kurang lebih 38 atau 39 dalam waktu 3 hari kita mempublis,” ujar Sendhy.
Untuk Pileg 2024 lanjut Sendhy, DPC
Hanura menargetkan dapat meraih 6 kursi untuk DPRD Kota Bogor.
“Kita akan terus buka pendaftaran ini sampai tanggal 10 maret 2023, kita akan memenuhi syarat 50 bacaleg yang akan di usulkan,” paparnya.
Dijelaskan Sendhy, saat ini belum diketahui dari 30 sekian yang hadir, nantinya nambah beberapa banyak. Sebab bacaleg yang sudah terdaftar di partai lain memilih bergabung dengan partai Hanura.
“Ya, karena kita memiliki beberapa setrategi khusus yang memang akan disampaikan pada saat pemilu,” tambahnya.
Untuk bacaleg yang akan mengadu nasib di Pileg 2024 cukup banyak, dengan berlatar belakang berbeda mulai masyarakat biasa, tokoh agama, dosen, guru, dokter, pengusaha hingga tokoh budayawan.
“Untuk perwakilan milenial dan kategori perempuan juga cukup banyak disini, dengan total yang hadir sekitar 35 orang.
Tentu saja ada maskot yaitu Teh Ika Kartika yang akan maju di bacaleg di partai Hanura,” katanya.
Masihbkata Sendhy, bahwa daftar bacaleg di Partai Hanura tidak di pungut biaya dan mematok finansial. Kerena Partai Hanura adalah gerakan dari hati nurani yang memang untuk pengabdian kepada masyarakat.
“Artinya buat apa ada uang yang dikelola atau di titipkan kepada partai kalo tidak disisikan kepada masyarakat, biarkan langsung bacaleg yang turun kemasyarakat program yang kita bantu, jadi memang tidak ada biaya,” tuturnya.
“Jadi partai Hanura tidak memberikan biaya atau setoran-setoran ke pada partai, karena pada intinya justru kita ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat,” tandas dia. (Fry)
























Discussion about this post