BogorOne.co.id | Kota Bogor – Setelah rampung di revitalisasi, Pasar Jambu Dua akan jadi Pasar Induk terbesar di Kota Bogor, pasalnya selain memiliki fasilitas lengkap juga akan buka nonstop 24 jam.
“Insya Allah ini nantinya jadi Pasar Jambu Dua ini akan jadi Pasar Induk terbesar, karena akan buka 24 jam yang tadinya hanya buka dari sore sampai jam 11 malam, maka nanti akan buka 24 jam,” kata Kepala Unit Pasar Jambu Dua Aji Firdaus, Senin 13 Maret 2023.
Menurut dia, untuk desain gedung baru, hampir sama kaya seperti gedung lama, tetapi untuk baseman tidak terlalu dalam. “Jadi gedung baru nanti dibangun semi baseman, diatasnya lantai dasar, lalu paling atas adalah rooftop yang diperuntukan untuk kantor unit dan musolah,” ujarnya.
Total kios di gedung baru akan berjumlah sekitar 1.141 kios, kios tersebut akan diisi pedagang eksisting Pasar Jambu Dua dan Pasar Bogor.
Misalnya ketika dibuka pendaftaran, pedagang dari Jambu Dua ada 500 pedagang, berarti kuota sisanya 641 kios untuk pedagang yang pindah dari Pasar Bogor.
Masih kata dia, nantinya akses kendaraan roda empat akan bisa masuk kedalam area pasar, hal itu untuk memudahkan masyarakat yang menggunakan kendaraan umum saat mengunjungi pasar.
Dijelaskan Aji, saat ini revitalisasi baru dimulai dan penertiban atau pembongkaran PKL kemungkinan akan dilaksanan hari Senin 13 Maret 2023, pihaknya akan koordinasi dengan Satpol PP untuk menurunkan alat berat.
“Nah setelah pembongkaran PKL kiri dan kanan, nanti kita buka akses jalan, sehingga semua pengunjung, kendaraan roda dua dan roda 4, bisa langsung masuk kejalur kiri tempat TPS,” jelasnya.
Sebab kata dia, para pedagang menginginkan, bagaimana caranya semua bisa masuk ke wilayah TPS, maka pihaknya koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membuka akses jalan bisa langsung sampai ke TPS
“Tadi Dishub Kabidnya pak Dimas sudah datang ke sini, dan merekayasa lalu lintas sehingga akses jalan terbuka dan semua lancar,” paparnya.
Dia juga mengatakan, bahwa dalam setiap program tentu kendala itu selalu ada, tetapi hal itu sudah bisa diatasi dengan komunikasi, terlebih lagi bahwa Wali Kota juga pernah datang menyampaikan rencana tersebut kepada para pedagang.
“Ya, bahwa tujuannya untuk penataan, jadi semata-mata untuk kebaikan semua, sebab Pasar Jambu Dua kondisi pasarnya seperti ini dan sudah seharusnya di perbaiki,” tandasnya. (*)























Discussion about this post