BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor melibatkan warga sekitar dalam proyek pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita. Sedikitnya 15 hingga 20 warga lokal bakal direkrut untuk bekerja dalam proyek tersebut.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan pelibatan warga dilakukan atas arahan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Menurut dia, tenaga kerja lokal akan disesuaikan dengan kebutuhan proyek di lapangan.
“Kepala dinas sempat memberikan mandat langsung kepada saya untuk merekrut tenaga kerja lokal, 15 sampai 20 oranglah secukupnya,” kata Jenal kepada wartawan, Kamis, 14 Mei 2026.
Ia menjelaskan posisi yang dibutuhkan mulai dari pekerja kasar, kenek hingga tukang. Aparat wilayah diminta mendata warga usia produktif yang siap bekerja dalam proyek tersebut.
Jenal mengatakan ketua RW dan lurah diminta memastikan warga yang direkrut memang siap bekerja selama proses pembangunan berlangsung. “Pak RW dengan Bu Lurah harus memastikan yang bersangkutan memang siap produktif dan bekerja untuk melakukan aktivitas,” ujarnya.
Pengerjaan trase baru Jalan Saleh Danasasmita dijadwalkan dimulai dalam waktu dekat. Menurut Jenal, pengembang mulai melakukan mobilisasi material dan penurunan alat berat pada Jumat, 15 Mei 2026.
Ia meminta masyarakat sekitar mendapat informasi yang cukup terkait aktivitas proyek agar proses pembangunan berjalan lancar.
“Mulai besok melakukan loading barang, penurunan alat berat. Itu tentu warga masyarakat harus terinformasikan dan tersosialisasikan,” kata dia.
Pemerintah menargetkan pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita rampung pada Oktober 2026. Jalan tersebut nantinya menjadi salah satu akses menuju venue Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat atau Porprov Jabar di kawasan Pamoyanan.
“Kebetulan Bogor jadi tuan rumah dan salah satu venue-nya di Pamoyanan, Hotel Green Forest. Jadi saya harap bisa sesuai target,” ujar Jenal.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post