BogorOne.co.id | Kota Bogor – Adanya sejumlah santri yang terkonfirmasi positif covid-19, Satgas Covid-19 Kota Bogor mengambil langkah untuk melakukan swab massal di Pondok Pesantren Ma’had Tahfizh Alquran dan Bahasa Arab Bina Madani Kota Bogor.
Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, dalam swab masal yang digelar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) diikuti sebanyak 453 santri, santriwati hingga pengurus Ponpes.
Diakui Dedie, apa yang dikhawatirkan selama ini, yakni terjadi lonjakan kasus covid-19 pasca libur idul fitri memang bisa terjadi. “Ternyata ada potensi penyebaran baru dari mereka-mereka yang berinteraksi di luar Kota Bogor,” kata Dedie, Minggu (06/06/21).
Dede menuturkan, bahwa memang faktor penyebaran itu banyak. Misalnya dari kerumunan karena tidak disiplin. “Kemudian juga memang mereka kembali dari zona merah masuk ke Bogor dan lain sebagainya,” ujarnya.
Mantan pejabat KPK itu menambahkan, untuk penanganan lebih tepat, Satgas akan melakukan langkah swab PCR massal kepada seluruh santri dan pengurus Ponpes.
“Jadi penanganannya tentu standar ya kami kordinasi dengan pengurus Ponpes Bina Madani untuk bagaimana semaksimal mungkin mendapatkan konfirmasi dari swab test PCR agar penanganan medisnya lebih tepat,” imbuhnya.
Dedie mengungkapkan, Satgas telah melakukan rapid antigen 453 orang baik santri putra, santri putri maupun pengurus. Dari hasil itu, sebanyak 24 orang diisolasi di Pusat Isolasi Kota Bogor BPKP Ciawi.
“Sisanya ada 8 orang santri yang ditarik oleh orang tuannya nanti kita kordinasikan melalui dinas masing-masing daerah santrinya untuk melakukan penanganan,” jelas Dedie.
Kemudiam, kata Dedie, selama penanganan di lokasi Satgas dibantu TNI Polri untuk melakukan langkah pencegahan yang tepat.
“Nah kemudian terkait penanganan di lokasi kami full dibantu Polresta Bogor, Kodim Babinsa Babinmas TNI Polri mudah-mudahan nanti ada langkah yang tepat lah. Ada langkah yang tepat untuk bisa mengurangi tingkat resiko saya kira itu dulu,” tandasnya (Donn)




























Discussion about this post