BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Abdul Jalil, penyandang disabilitas akibat kecelakaan tunggal pada 2018 silam, masih menempati rumah tidak layak huni di Kampung Cipakel, RT 02/RW 04, Desa Leuweungkolot, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Dinding rumah Abdul Jalil retak, sementara atap bocor. Kondisi itu mempersulit aktivitas sehari-hari karena Abdul mengalami lumpuh akibat saraf terjepit. Keluarga Jalil bergantung pada bantuan sosial untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @lapor_pakbupati, Abdul Jalil dan keluarganya telah menerima bantuan dari berbagai pihak, termasuk BLT Dana Desa, BLT Kesra Kementerian Sosial, bantuan CSR PLN untuk usaha warung yang dijalankan istrinya, serta kursi roda dari Dinas Sosial. Kepesertaan BPJS Kesehatan keluarga tersebut tercatat aktif.
Tim medis Puskesmas setempat juga rutin melakukan kunjungan ke kediaman Abdul Jalil dan merencanakan rujukan pengobatan lanjutan sesuai kondisi medisnya.
Meski demikian, kondisi hunian yang tidak layak masih menjadi persoalan utama. Pemerintah desa kembali mengajukan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) untuk anggaran 2026 dengan harapan keluarga Abdul Jalil dapat menempati rumah yang aman, sehat, dan layak.
Kisah Abdul Jalil sebelumnya sempat viral di media sosial karena perjuangannya tinggal di rumah tak layak huni sambil melawan dampak stroke.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post