BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Kreativitas dan keberanian menjadi kunci bagi Kompol Edison, Kapolsek Cileungsi, dalam membongkar sindikat perampokan yang menimpa pasangan lansia di Kampung Jatisari, Desa Jatisari. Kamis (18/12/2025), Edison bersama istrinya menyamar sebagai juragan domba untuk memancing salah satu pelaku keluar dari persembunyian.
Dua dari enam pelaku berhasil ditangkap, sementara empat lainnya masih menjadi buronan. “Sindikat ini dikenal licin dan kerap berpindah-pindah lokasi. Dua pelaku yang berhasil kami tangkap adalah Kumis dan Emed alias Aki. Emed kecil, licin, licik, dan sangat sadis,” kata Edison.
Perampokan yang terjadi pada 7 September 2025 itu menyasar pasangan berusia sekitar 70 tahun. Para pelaku merampas mobil Toyota Avanza beserta BPKB, sepeda motor, perhiasan, serta uang tunai sekitar Rp 78 juta, sambil melakukan kekerasan fisik kepada korban.
Strategi penyamaran dimulai dari informasi yang diperoleh setelah penangkapan Kumis di Batang, Jawa Tengah, terkait pencurian ternak. Edison dan istrinya berpura-pura menjadi “Pak Haji” yang hendak membeli domba dalam jumlah besar.
“Kami sengaja memancing pelaku dengan transaksi besar agar dia pulang ke rumah,” ujar Edison.
Saat pelaku datang, polisi langsung menangkapnya tanpa perlawanan dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tiga mobil yang digunakan pelaku dalam aksi perampokan dan pencurian ternak.
Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 9-12 tahun penjara.
Hingga kini, polisi masih memburu empat pelaku lain. Kasus ini menunjukkan bahwa keberanian dan strategi kreatif aparat dapat menghadirkan keadilan bagi korban yang paling rentan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post