BogorOne.co.id | Banda Aceh – Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, membantah informasi yang menyebut sebanyak 400 orang meninggal akibat banjir dan longsor di Aceh. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar alias hoaks.
Informasi palsu itu sebelumnya beredar di media sosial dan menyebut ratusan jenazah korban banjir ditampung di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, untuk dimakamkan secara massal.
“Saya pastikan data itu tidak benar,” kata Murthalamuddin dikutip dari beritasatu.com, Minggu, 30 November 2025.
Murthalamuddin, yang juga Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang tidak bersumber dari lembaga resmi.
“Kabar resmi terkait korban bencana banjir hanya berasal dari pemerintah dan lembaga-lembaga resmi lainnya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, berdasarkan data sementara yang dikumpulkan dari rumah sakit dan petugas di lapangan, jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Aceh mencapai 80 orang. Adapun korban hilang dan belum ditemukan tercatat 71 orang.
Pemerintah daerah, kata dia, terus berkoordinasi dengan TNI/Polri, rumah sakit, dan aparatur gampong untuk memastikan keberadaan para korban.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post