BogorOne.co.id | Bogor – Bulan Ramadhan, bulan penuh ampunan. Umat Islam wajib melaksanakan puasa dan biasanya di malam hari ada shalat berjamaah di masjid yang disebut Tarawih.
Lalu bagaimana hukumnya orang yang berpuasa tapi tidak melaksanakan shalat tarawih?
Pertanyaan itu terkadang tercetus begitu saja dan sering penasaran mencari jawabannya, mengutip inilah fikih ada jawabannya.
Perlu diketahui bahwa shalat tarawih hukumnya tidak wajib dan bukan termasuk syarat sahnya ibadah puasa. Sehingga orang yang berpuasa namun tidak ikut shalat tarawih maka tidak mempengaruhi keabsahan puasanya.
Hanya saja sungguh disayangkan bagi seorang muslim yang mendapati malam-malam mulia di bulan ramadhan sedangkan ia tidak ikut melaksanakan sahalat tarawih, mengingat keutamaannya yang begitu agung.
Dari Abu Hurairah , beliau berkata:
“Biasanya Rasulullah memotivasi orang-orang untuk mengerjakan qiyam Ramadhan, walaupun beliau tidak memerintahkannya dengan tegas. Beliau bersabda: “Orang yang shalat tarawih karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari)
Oleh karena itu, berusahalah untuk ikut melaksanakan sahalat tarawih di malam-malam ramadhan, agar waktu kita terisi dengan ibadah-ibadah yang akan menyempurnakan pahala puasa kita di bulan ramadhan. Wallahu a`lam.(Ir-v)





























Discussion about this post