BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor telah menata kawasan Puncak dalam beberapa tahun terakhir, termasuk membangun Rest Area Gunung Mas untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dari sepanjang jalur utama. Namun, kawasan yang diharapkan menjadi pusat aktivitas wisata itu kini dinilai belum menarik minat pengunjung.
Seorang warga Puncak, Mustopa, menilai rest area tersebut kurang memiliki konsep yang matang sehingga tidak berkembang sesuai harapan. Ia mengusulkan agar kawasan itu diubah menjadi alun-alun agar lebih bermanfaat sebagai ruang publik.
Menurut Mustopa, tata ruang dan penataan taman tak cukup memikat wisatawan. Keberadaan kios-kios pun dianggap tidak memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi.
“Kios-kios di dalam Rest Area Gunung Mas sepi pengunjung. Yang ramai justru area parkir ketika kebijakan one way diliburkan setiap Sabtu dan Minggu,” ujarnya.
Kepala Desa Tugu Selatan, Eko Windiana, menyatakan bahwa apabila Rest Area Gunung Mas disulap menjadi alun-alun Puncak, kawasan itu berpotensi menjadi ikon baru Cisarua.
“Jika dijadikan area publik, alun-alun Puncak Cisarua bisa diakses semua warga. Para pedagang juga bisa lebih berdaya,” kata Eko, Kamis, 20 November 2025.
Eko menambahkan bahwa rest area tidak sepenuhnya sepi. Namun, jumlah wisatawan ke Puncak memang menurun pada musim hujan. “
Kalau cuaca bagus dan stabil, rest area tetap ada pengunjung. Hanya saja konsepnya perlu diperbarui agar memberi gairah baru bagi pedagang dan lebih menarik bagi wisatawan,” ujarnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post