• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, November 7, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

Satu Pelajar Tewas Sia-sia, Komisi IV DPRD Angkat Bicara 

Redaksi by Redaksi
13 Maret 2023
in BOGOR RAYA
0
Satu Pelajar Tewas Sia-sia, Komisi IV DPRD Angkat Bicara 
317
SHARES
378
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor –Komisi IV DPRD Kota Bogor sikapi kasus kekerasan dikalangan pelajar yang mengakibatkan “AS” siswa SMK Bina Warga, Kota Bogor meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam, Jumat 10 Maret 2023.

Ketua Komisi IV, Akhmad Saeful Bakhri mengatakan bahwa maraknya aksi kekerasan antar siswa merupakan PR bersama.

Namun, lantaran kewenangan pengelolaan SMA dan SMK ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemerintah daerah sulit berkomunikasi serta berkoordinasi.

“Kita mau kordinasi dan komunikasi saja sulit sama KCD Wilayah Bogor. Karena, mereka merasa anggaran dan pelaporan mereka langsung ke propinsi,” kata Saeful Bakhri, Senin 13 Maret 2023.

BERITA LAINNYA

huntara

Pemkot Bogor Siapkan Huntara hingga Rusunawa untuk Korban Bencana

6 November 2026
rokok ilegal

10.390 Bungkus Rokok Diduga Ilegal Ditemukan di Kota Bogor

6 November 2026
telepon genggam

Gagal Rampas Ponsel Pelajar, Pria Bersenjata Pisau Diamankan Warga

6 November 2026
Kebakaran warung

Warung Terbakar, Siswa SDN Ciluar Bogor Menangis dan Berteriak

6 November 2026

Dia mengatakan, bahwa Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) sebagai perwakilan pemerintah Jawa Barat harus membuka ruang komunikasi dan diskusi, sebab biar bagaimanapun siswa di dalamnya berdomisili di daerah.

“Ini yang perlu mendapat perhatian bersama agar kebijakan kewenangan ini dikembalikan ke Kabupaten Kota,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Gus M itu juga mengatakan, bahwa dalam hal ini masyarakat juga memegang peran yang sangat penting, terutama memberikan lingkungan tumbuh kembang yang baik bagi anak.

“Kunci utama permasalahan yang terjadi pada anak adalah dalam pola pengasuhan di keluarga,” ucap Gus M.

Dijelaskan Politisi PPP itu, ketika visi Kota Bogor sebagai Kota Ramah keluarga, maka masih banyak PR dalam menguatkan peran keluarga agar memiliki ketahanan fungsi.

Sebab lanjut dia, bila merujuk Undang Undang adalah anak adalah seseorang yang berusia 0 sampai dengan sebelum 18 tahun.

“Nah, apabila berbicara tentang Kota Layak Anak maka sasarannya adalah anak dari masih dalam kandungan, bayi, balita, SD, SMP dan SMA. Dimana, mereka dipastikan atas pemenuhan hak dan perlindungannya,” tegasnya.

Hal itu dilakukan agar pelajar tidak mengarah pada kriminalitas.

“Tentunya, harus berbicara secara komperhensif dan ini menjadi tanggung jawab di semua lingkungan tersebut, tidak boleh ada celah kosong dengan pengasuhan yang semestinya,” tandasnya.

Lebih lanjut, Gus M juga meminta agar Disdik bersama KCD membuat inovasi dengan memasukan pendidikan karakter dalam pembelajaran dengan menggandeng kepolisian dan TNI.

“Saya menilai kekerasan antar siswa ini terjadi karena tidak adanya karakter building, sehingga mayoritas siswa kebablasan,” ucapnya.

Gus M juga menyebut bahwa penutupan sekolah yang kerap tawuran bukanlah solusi. Sebab, biar bagaimanapun dunia pendidikan masih butuh sentuhan swasta, mengingat minimnya jumlah sekolah negeri.

Sebelumnya, Wali Kota Bima Arya meminta agar kewenangan SMA atau SMK kembali diserahkan ke pemerintah daerah. Dengan demikian, tindakan tegas berupa penutupan hingga sekolah yang siswasnya kerap tawuran tak bisa menerima murid lagi.

“Anaknya juga harus dihukum sesuai aturan yang berlaku,” ucap Bima, baru-baru ini.

Menurut dia, kasus pembacokan yang menimpa pelajar di Kota Bogor dikarenakan adanya pola yang sama dari sekolah-sekolah yang rawan. Kemudian terkait dengan hal-hal yang tidak subtantif.

“Seperti masalah eksitensi, pergaulan dan ego kelompok dan saya dari dulu menginginkan sebetulnya pemerintah Kota lebih punya kewenangan agar bisa lebih tegas, karena saat ini kewenangan SMA dan SMK ada di Provinsi,” tandasnya. (Fry)

Tags: KCD Pendidikan Jawa BaratKomisi IV DPRDPolresta Bogor KotaSatu Pelajar Tewas Sia-sia

Related Posts

huntara
BOGOR RAYA

Pemkot Bogor Siapkan Huntara hingga Rusunawa untuk Korban Bencana

6 November 2026
rokok ilegal
BOGOR RAYA

10.390 Bungkus Rokok Diduga Ilegal Ditemukan di Kota Bogor

6 November 2026
telepon genggam
BOGOR RAYA

Gagal Rampas Ponsel Pelajar, Pria Bersenjata Pisau Diamankan Warga

6 November 2026
Kebakaran warung
BOGOR RAYA

Warung Terbakar, Siswa SDN Ciluar Bogor Menangis dan Berteriak

6 November 2026
bangunan ilegal
BOGOR RAYA

Tak Hanya Atasi Macet, Pemkab Bogor Bidik Penataan Total Kawasan Puncak

6 November 2026
pariwisata kawasan Puncak
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Bidik Potensi Wisata Religi dan Sejarah di Kawasan Puncak

6 November 2026
Next Post
Ajaib! Air Telaga Warna Bisa Berubah di Saat Tertentu

Ajaib! Air Telaga Warna Bisa Berubah di Saat Tertentu

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Beredar Surat Permintaan Verifikasi, Sapta Serukan OKP dan DPK Tidak Terprovokasi

Beredar Surat Permintaan Verifikasi, Sapta Serukan OKP dan DPK Tidak Terprovokasi

24 Juni 2022
Hujan Abu Semen

Hujan Abu Semen di Kemang Bogor, Warga Terdampak Alami Sesak Napas

22 Mei 2026
surat permohonan maaf

Polisi Temukan Surat Permohonan Maaf dalam Insiden Jatuhnya Mahasiswi Unpak

14 November 2025
Pantai Sawarna

Menyusuri Pesisir Selatan Lebak, dari Ombak Sawarna hingga Karang Taraje

16 Mei 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In