BogorOne.co.id | Kota Bogor – Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor menyelenggarakan acara penyuluhan Gizi Seimbang.
Kegiatan tersebut mengangkat tema ‘Pengetahuan dan Penerapan Gizi Seimbang untuk Menghindari Kelebihan Berat Badan di Masa Pandemi’ yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Kota Bogor, khususnya siswa/i kelas 7 dan 8 secara online.
Dosen mata kuliah Metode dan Teknik Pendidikan Gizi Hangesti Emi Widyasari mengatakan, kegiatan penyuluhan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan pentingnya gizi seimbang agar dapat mengubah perilaku makan remaja ke arah yang lebih baik sesuai dengan prinsip gizi seimbang.
Dijelaskannya, tujuan dilaksanakan kegiatan penyuluhan ini adalah memberikan edukasi tentang gizi seimbang yang dibutuhkan oleh remaja kepada siswa, guru, dan juga orang tua.
“Luaran yang diharapkan adalah terjadi peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang dan menu sehat serta para siswa diharapkan mampu menerapkan akan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hangesti.
Lanjut Hangesti, kegiatan ini adalah bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penyuluhan gizi yang merupakan bentuk kolaborasi antara Dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi.
Menurut dia, dengan memberikan edukasi yang menarik kepada anak Sekolah SMP Negeri 1 Bogor yang dilaksanakan pada hari Minggu, 13 Maret 2022 dari pukul 09.00-11.20 WIB secara online menggunakan media zoom meeting.
Penyuluhan itu juga bertujuan untuk menghindari kelebihan berat badan terutama di Masa Pandemi.
Dirinya bersama mahasiswa MIJMG SV IPB Dwi Sekar Ayuningtyas dan Ildha Moelana Putri yang menjelaskan tentang pentingnya gizi seimbang sebagai gambaran untuk peserta lebih peduli lagi dengan gizi seimbang, kebutuhan zat gizi remaja.
Output nya berupa hasil dari posttest dengan hasil yang sangat baik, kegiatan ditutup dengan sesi games menggunakan media Quizizz.
Harapan dilaksanakannya kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang gizi seimbang serta peduli dengan obesitas sehingga dapat mengubah mindset peserta terhadap pola makan sehari dengan diaplikasikannya kepada kehidupan.
“Buku saku yang diberikan bisa digunakan sebagai acuan untuk menerapkan pola makan seimbang,” pungkasnya. (Yud)
























Discussion about this post