BogorOne.co.id | Kota Bogor – Perkembangan sepak bola Kota Bogor sangat menyedihkan, mulai dari berkumpulnya klub sepak bola Kota Bogor berada di kasta bawah liga tanah air.
Hal itu akibat, minimnya pembinaan usia muda, serta minimnya kompetisi internasional kota dan carut marut kepengurusan persatuan sepak bolanya itu sendiri.
Menyikapi topik tersebut, Sekretaris Umum PC SEMMI Bogor Salman Al-Farisi menjelaskan, pelaksanaan Komgres Luar Biasa (KLB) Askot PSSI menjadi momentum untuk berbenah diri untuk kedepan mampu meraih prestasi.
“Kami mendengar akan ada 2 Bakal Calon ketua umum PSSI Askot Kota Bogor. Kami akan mengawal penuh KLB tersebut dan juga ikut memastikan tercapinya agenda-agenda PSSI yang sesuai dengan statuta dan asas jujur dan adil,” kata Salman.
Dia menuhurkan, prosesi penentuan ketua itu harus dimaksimalkan dengan ikhtiar-ikhtiar kebaikan dari seluruh pihak. “Kami harap ikhtiar kebaikan ini dapat memunculkan sosok-sosok pemimpin PSSI yang profesional, dan mampu membawa dunia persepakbolaan kota bogor ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Menurut dia, bahwa lebih dari 20 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang sampai saat ini masih belum jelas arahnya. Dan hal itu menjadi PR bagi Ketua PSSI Kota Bogor nantinya.
Sedangkan Ketua Bidang OKK PC SEMMI Bogor Pungkas Muhammad Zaky Aulia menyampaikan 3 point utama yang pertama adalah Askot PSSI Kota Bogor yang menaungi sepakbola, harus dapat meningkatkan prestasi sepakbola Kota Bogor.
Selanjutnya, Askot PSSI PSSI Kota Bogor harus dikelola secara profesional, memiliki kemampuan financial yang cukup. Karena pesepakbola sudah menjadi profesi yang baik bagi generasi muda.
Dan poin terakhir, Askot PSSI Kota Bogor, harus memiliki program dan pembinaan yang jelas, selama ini nyaris tak terdengar adanya pembinaan pada klub-llub bola yang ada. (Fry)
























Discussion about this post