BogorOne.co.id | Afrika – Legenda horor menjadi bagian dari semua masyarakat dunia dan kisahnya pun diteruskan turun-temurun.
Memang benar, selama penerusan cerita, beberapa legenda itu pun terpecah menjadi beberapa versi. Tapi versi-versi itu tetap mengandung unsur kengerian.
Namun demikian, seperti diringkas dari listverse, Senin (13 Maret 2023). Legenda horor tidak terikat ruang dan waktu, karena budaya-budaya dunia juga mengenal kisah-kisah seram mereka sendiri seperti yang satu ini.
Afrika Selatan memiliki beberapa legenda yang mendunia, misalnya kapal hantu The Flying Dutchman. Ada satu lagi yang bermula pada 1887 sebagaimana diceritakan oleh Mayor Alfred Ellis kepada South African Sketches.
Empat orang pria, yaitu Lutterodt, Seururier, Anthony de Heer, dan seorang tamu yang tak disebut namanya, berperjalanan dengan kereta kuda dari Ceres ke Beaufort West.
Kawasan itu dikenal sebagai spokeveld – kawasan hantu – dan bahkan tertulis demikian dalam peta-peta lama Afrika Selatan.
Dalam perjalanan, satu roda kereta nya mendadak lepas dan baru selesai diperbaiki hingga jam 3 subuh. Mereka sedang akan bergerak lagi, tapi kemudian kuda-kuda mereka terdiam kaku dan tak mau bergerak maju.
Entah dari mana, mereka mendengar suara kereta kuda mendekat dengan cepat ke arah mereka. Ketika akhirnya melihat benda tersebut, terlihat ada seorang kusir yang mencambuki 14 kuda.
Seururier, Lutterodt dan satu pria yang tak disebutkan namanya melompat dari kereta kuda, tapi de Heer meraih tali kekang dan memindahkan kendaraan mereka dari lintasan kereta kuda yang mendekat.
Dengan kesal, de Heer berteriak kepada kusir yang nyaris menabrak, “Memangnya kamu mau ke mana?” Si kusir menjawab, “Ke neraka.” Lalu ia dan kendaraannya hilang begitu saja.
Belakangan, Lutterodt mereka mengetahui sesudah kejadian bahwa siapapun yangberani menantang kusir gaib itu akan bernasib sial. Seminggu setelah kejadian mereka menemukan jasad de Heer di dasar jurang dikelilingi oleh rongsokan kereta kuda dan bangkai-bangkai kuda. (Ir-v)

























Discussion about this post