BogorOne.co.id | Kota Bogor – Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, direncanakan direvitalisasi pada tahun ini. Informasi tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim setelah menerima penjelasan dari PT Prasarana Griya Indah (PGI), pemegang konsesi pengelolaan terminal tersebut.
“Informasi dari pihak PT PGI, revitalisasi Terminal Baranangsiang akan dimulai tahun ini,” kata Dedie, Kamis, 22 Januari 2026.
Menurut Dedie, revitalisasi Terminal Baranangsiang diarahkan menjadi kawasan terintegrasi dengan pengembangan sistem transportasi massal, termasuk rencana LRT dan trem. Namun, ia menegaskan terminal tersebut bukan lagi menjadi kewenangan Pemerintah Kota Bogor.
Dedie berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, dapat mempercepat pelaksanaan revitalisasi.
“Pemkot berharap Kementerian Perhubungan bisa mengakselerasi pelaksanaan revitalisasi ini,” ujarnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Rudi Mashudi, mengatakan wacana revitalisasi Terminal Baranangsiang telah muncul sejak masa kepemimpinan Wali Kota Bogor Diani Budiarto. Namun, hingga kini rencana tersebut belum terealisasi.
“Sudah lama wacananya, sejak zaman Pak Diani. Tahun pastinya saya lupa,” kata Rudi.
Ia menyebutkan Pemerintah Kota Bogor telah berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan, tetapi belum membuahkan hasil. Rudi mengaku belum mengetahui alasan pasti mandeknya proses revitalisasi tersebut.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat melalui Kemenhub. Alasan belum terlaksananya saya juga belum tahu. Ke depan akan kami koordinasikan kembali,” ujarnya.
Berdasarkan rencana awal, Terminal Baranangsiang akan dikembangkan menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD) dengan konsep campuran antara terminal dan kawasan komersial. Di dalamnya direncanakan terdapat fasilitas usaha, termasuk tenant UMKM dan pusat oleh-oleh.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post