BogorOne.co.id | Bogor – Menjelang pemilu atau masa kampanye, topik pembicaraan utama yang paling sering terjadi adalah masalah pilihan partai politik serta calonnya.
Untuk orang yang sangat fanatik selalu berusaha mempengaruhi cara berpikir orang yang anti dengan pilihan yang mereka pilih, kadang tidak jarang bentrok terjadi karena hal sepele.
Bagaimana jika ini terjadi pada hubungan suami istri? Meskipun berbeda dalam pandangan politik saat pilkada, jangan sampai karena perbedaan ini membuat hubungan pasangan menjadi tidak harmonis.
Untuk mengatasi masalah perbedaan yang mungkin bisa terjadi, lakukan beberapa hal di bawah ini supaya pasangan tetap mesra, meskipun berbeda pilihan.
1. Menjadi Pendengar yang Baik
Ketika pasangan begitu antusias berbicara mengapa mantap berpihak pada satu pilihan politik, dengarkanlah dengan seksama dan perhatikan hal logis yang disampaikannya.
Jika sulit mengerti, minta pasangan untuk mengulanginya dengan hal yang sederhana. Ciptakan suasana santai seperti sedang berwisata atau sambil menikmati teh di rumah.
Jangan sungkan melontarkan pertanyaan agar pasangan merasakan bahwa ini diskusi dua arah yang sangat baik.
2. Tidak Menentang
Ketika memilih seseorang untuk menjadi pasangan, sudah pasti sangat mengenal karakter kepribadiannya dan berbeda ideologi politik, hanya perbedaan pada sudut pandang politik saja.
Jangan sampai hal-hal prinsipil yang lain pun menjadi perbebatan. Selama sisi perbedaan itu tidak berpengaruh besar pada kualitas hubungan, sebaiknya tidak menentang atau melarang pasangan untuk hal pilihan politik.
3. Tahu Batas
Jika sudah nyaman dengan pasangan, maka hal apapun biasanya akan dibicarakan dan utarakan tanpa ragu-ragu dan dalam hal perbedaan pandangan politik sekalipun.
Berikanlah batasan yang wajar pada pembicaraan yang mengarah untuk mempengaruhi apalagi menunjukkan sikap anti pada pilihan politik pasangan karena ini akan mengganggu kualitas hubungan.
Terima dan memaklumi bahwa pasangan tidak akan mudah berpaling pada prinsip politiknya dan isilah hari-hari bersama pasangan dengan hal lain yang lebih menyenangkan daripada diskusi politik terus menerus.
3. Menyatukan Persamaan
Ketika sedang berada dalam diskusi politik dengan pasangan, usahakan jangan terlalu memunculkan hal-hal perbedaan yang begitu kontras.
Seperti membahas atau bertanya hal-hal yang memojokkan atau menjelekkan pilihan politik pasangan karena ini akan menjadi konflik yang tidak berkesudahan.
Carilah hal-hal yang sama dan juga saling mengonfirmasi dan setuju dengan cara pandang masing-masing, lalu mengakhiri diskusi dengan rasa saling menghargai.(Ir-v)
























Discussion about this post