Masih kata dia, dari kota sendiri belum terpenuhi kouta yang ada, artinya masih ada peluang masyarakat bener-benar yang tidak mampu untuk mengoptimalkan program BPJS yang PBI.
Tapi jangan sampai memanipulasi data yang mampu dikatakan tidak mampu, ya salah juga. Memang ada program itu. Karena kesehatan masyarakat tanggung jawab pemerintah,” ucapnya.
Kenapa bisa terjadi menunggak pembayaran BPJS mandiri, salah satu faktornya mungkin karena selama dua tahun pandemi banyak memukul perekonomian masyarakat, baik yang terkena PHK, usahanya gulung tikar dan sebagainya.
Sehingga yanga selama bisa membayar iuran BPJS dan akhirnya menunggak sehingga tidak aktif lagi
“Saya berharap masyarakat yang memang kondisi seperti itu, ayo segera mutasi BPJS mandiri ke PBI di urus melalui aplikasi solid dari dinsos dengan mendaftar. Nanti kan ada verivikasi dari kelurahan, dinsos, dinkes, BPJS,” pungkasnya. (Yud)

























Discussion about this post