BogorOne.co.id | Jakarta – Suzuki meluncurkan motor konsep DR-Z4S Monster Hunter Wilds Edition pada ajang Tokyo Auto Salon 2026 yang digelar di Makuhari Messe Convention Center, Chiba, Jepang, pada 9–11 Januari 2026. Model ini menjadi satu-satunya kendaraan roda dua dari lima konsep yang dipamerkan Suzuki dalam pameran tersebut.
Kehadiran DR-Z4S Monster Hunter Wilds Edition menarik perhatian pengunjung, di tengah dominasi kendaraan roda empat berkarakter heavy-duty yang dipamerkan Suzuki. Minat tidak hanya datang dari pengunjung domestik, tetapi juga dari pasar internasional, mengingat versi standar DR-Z4S telah dipasarkan secara global, termasuk di Inggris.
Motor konsep ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan Capcom, pengembang gim Monster Hunter. Kerja sama tersebut melanjutkan kemitraan Suzuki dan Capcom setelah peluncuran GSX-8R dengan livery khusus Street Fighter 6 pada Mei 2025.
Suzuki menyebut desain DR-Z4S Monster Hunter Wilds Edition terinspirasi dari “Seikret”, makhluk tunggangan dalam gim Monster Hunter Wilds. Desain visualnya dibuat untuk merepresentasikan nuansa petualangan dan eksplorasi dengan pendekatan agresif dan futuristis, seperti dikutip dari Visordown, Kamis, 8 Januari 2026.
Meski mendapat respons positif, Suzuki menegaskan motor tersebut masih berstatus konsep. Perusahaan belum memastikan apakah DR-Z4S Monster Hunter Wilds Edition akan diproduksi massal atau dipasarkan secara global, karena masih memerlukan pengembangan lanjutan.
Sebagai perbandingan, Suzuki DR-Z4S versi standar di pasar Inggris dijual sekitar £7.999. Motor dirt bike legal jalan raya itu dibekali mesin satu silinder dengan tenaga sekitar 37 bhp dan torsi 27,2 lb-ft.
Suzuki menilai kolaborasi antara industri otomotif dan gim semakin relevan, khususnya untuk menjangkau konsumen muda. Respons publik terhadap DR-Z4S Monster Hunter Wilds Edition di Tokyo Auto Salon 2026 akan menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menentukan kelanjutan pengembangan motor konsep tersebut.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post