BogorOne.co.id | MADONNA DI CAMPIGLIO – Kabar terbaru dari dunia MotoGP datang dari Marc Marquez. Dalam acara yang digelar di Madonna di Campiglio, Senin (19/1/2026), pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut membagikan perkembangan proses pemulihan bahu kanannya pasca-insiden kecelakaan di Sirkuit Mandalika pada 5 Oktober tahun lalu.
Meskipun progres penyembuhannya menunjukkan tren positif, Marquez menegaskan tidak ingin gegabah. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan kondisi fisiknya mencapai level 100 persen saat melakoni balapan perdana musim ini di Thailand pada 1 Maret mendatang.
Belajar dari Pengalaman dan Faktor Usia
Marquez, yang kini resmi berseragam Ducati, menyatakan bahwa faktor usia dan pengalaman panjang di lintasan balap telah mengubah pola pikirnya dalam menangani cedera. Berdasarkan hasil diskusinya dengan sang pelatih sekaligus juara motokros, Jose Luis Martínez, Marquez kini memilih pendekatan yang lebih konservatif.
“Dalam rehabilitasi sebelumnya, saya terlalu terburu-buru. Kini saya lebih tenang, menjalaninya secara bertahap, dan mulai menemukan ritme yang baik,” ungkap Marquez.
Bagi Marquez, bertambahnya usia bukan berarti kehilangan kecepatan, melainkan menambah kebijaksanaan dan kehati-hatian dalam berkompetisi. “Pembalap muda memang berkembang pesat, tetapi saya belajar memandang situasi dengan lebih bijaksana,” tambahnya. Ia menyadari bahwa dalam kalender balap yang panjang dengan 22 Grand Prix, konsistensi jauh lebih penting daripada sekadar ambisi sesaat demi mempertahankan gelar.
Peta Persaingan dan Rival Utama
Menatap musim 2026, Marquez sudah mengantongi deretan nama yang dianggapnya sebagai pesaing terberat dalam perebutan takhta juara dunia.
“Dari musim ke musim, saya mencatat semua nama rival. Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez adalah beberapa di antaranya. Namun, saya tidak mengesampingkan pembalap MotoGP lainnya,” jelasnya.
Selain persaingan di lintasan, Marquez juga menanggapi kemitraan baru antara Maverick Viñales (KTM) dengan mantan rivalnya, Jorge Lorenzo. Ia sempat melihat keduanya berlatih bersama di Aspar Circuit pada awal Desember lalu saat dirinya mulai kembali ke sirkuit.
“Saya melihat mereka berlatih dengan semangat dan motivasi tinggi. Saya yakin hasil akhir di lintasan nanti yang akan berbicara apakah kemitraan tersebut berhasil atau tidak,” pungkas Marquez.
Dengan semangat baru dan dukungan tim Ducati yang solid, Marc Marquez siap menghadapi tantangan musim MotoGP 2026 yang diprediksi akan berlangsung sangat kompetitif.
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post