BogorOne.co.id | Kota Bogor – Tembok di kawasan trase Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, menjadi sasaran aksi vandalisme. Coretan cat semprot berwarna hitam terlihat mengotori tembok yang menjadi bagian dari proyek pembangunan jalan tersebut.
Aksi vandalisme itu diketahui Minggu, 1 November 2026. Padahal, kawasan trase Batutulis belum diresmikan dan masih menyisakan sejumlah pekerjaan pembangunan.
Seorang warga sekitar, Iis, menyayangkan tindakan orang yang mencoret fasilitas tersebut. Ia mengaku baru mengetahui keberadaan coretan itu dan tidak mengetahui kapan aksi vandalisme dilakukan.
“Baru melihat ini coretannya, enggak tahu sudah berapa hari ya, dari kemarin-kemarin kayaknya. Diresmikan juga belum,” kata Iis.
Iis khawatir aksi serupa akan terjadi di bagian tembok lain jika tidak segera diantisipasi. Ia meminta pemerintah memasang papan atau spanduk peringatan untuk mencegah masyarakat melakukan vandalisme terhadap fasilitas umum.
“Mestinya dipasang kayak baliho atau banner peringatan. Sayang banget, karena takutnya kalau didiamkan orang kayak gitu pasti melakukan di tembok lain,” ujarnya.
Coretan tersebut kini telah dibersihkan oleh petugas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Jawa Barat, Andi Nugroho, mengatakan pemerintah juga mempertimbangkan penataan lebih lanjut untuk menjaga kondisi tembok.
“Hari ini vandalisme sudah dihapus, rencana ke depan mungkin ada,” kata Andi, Senin, 2 November 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih membahas sejumlah opsi penataan. Di antaranya menyediakan bidang khusus untuk mural dan memasang tanaman gantung di sekitar tembok.
Andi mengatakan pemerintah akan menghimpun usulan dari masyarakat sekitar maupun pengguna media sosial sebelum menentukan konsep penataan.
“Mungkin bisa begitu ya, kami himpun dulu opsi-opsinya, nanti disampaikan lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut Andi, konsep tersebut belum diputuskan karena masih menunggu arahan lebih lanjut.
Trase Batutulis merupakan proyek pembangunan yang dikerjakan melalui kerja sama Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemkot Bogor bertanggung jawab atas pembebasan lahan, sedangkan Pemprov Jabar menangani pembangunan konstruksi jalan beserta penataannya.
Reporter : Rezha Bunai
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post