BogorOne.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai memberlakukan kebijakan baru terkait tata ruang lalu lintas di kawasan Jalan Suryakencana. Mulai minggu ini, posisi parkir kendaraan yang semula berada di sisi kiri jalan resmi dipindahkan ke sisi kanan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk mengatasi penyempitan jalur yang sering mengakibatkan hambatan laju kendaraan. Menurutnya, posisi parkir di sisi kiri selama ini kerap bersinggungan dengan angkutan kota (angkot) yang berhenti untuk menaik-turunkan penumpang.
“Karena parkir di sebelah kiri itu kalau ditambah dengan angkot berhenti, maka dua lapis itu akan menghambat laju lalu lintas di belakangnya. Dengan posisi sekarang (di sisi kanan), space untuk angkutan lebih masuk akal dan parkir pun sudah ditata agar lebih tertib,” ujar Dedie A. Rachim saat meninjau lokasi, pada Rabu (23/4/2026).
Selain untuk mengurai kemacetan, penataan ini merupakan bagian dari persiapan operasional bus Trans Pakuan (Biskita) Koridor 3 rute Bubulak-Sukasari.
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Dody Wahyudin, menyebutkan bahwa selama ini posisi parkir di sisi kiri menjadi kendala utama pembangunan fasilitas penunjang bus.
“Salah satu kendalanya adalah titik pusat bangkitan perjalanan di Surken ini belum mendukung karena masih ada parkir di sebelah kiri. Nanti setelah lancar, kita akan bangun bus stop dan shelter di sana,” ungkap Dody.
Ia menambahkan, kawasan Suryakencana merupakan area dengan tarikan perjalanan yang tinggi karena keberadaan pusat pendidikan, kampus, hingga rumah ibadah yang harus difasilitasi angkutan umum yang aman dan nyaman.
Pemkot Bogor juga berencana melakukan konversi angkutan kota seiring dengan masuknya bus ke koridor tersebut. Dedie menjelaskan, jika uji coba ini permanen, akan diterapkan skema konversi 3:1.
“Apabila bus kita masuk, harus dikonversi 3:1. Jika ada 10 bus yang masuk, berarti akan ada 30 angkot yang hilang. Kami akan lakukan leveling dan pemerataan kembali terhadap load factor dari semua track yang ada,” jelas Dedie.
Pelaksanaan uji coba pemindahan parkir ini sudah dimulai sejak kemarin dan akan terus dievaluasi, terutama saat memasuki periode akhir pekan di mana kunjungan wisata kuliner mencapai puncaknya.
“Uji coba belum ada batasan. Pokoknya kalau hasilnya positif, akan kita permanenkan. Kami tetap terbuka terhadap saran dan masukan dari masyarakat Kota Bogor terkait kebijakan ini,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post