BogorOne.co.id | Parungapanjang – Satuan Gugus (Satgas) Covid-19 Kecamatan Parungpanjang mencatat selama dua hari ada 25 orang yang terkonfirmasi pada waktu mengikuti kegiatan tempat kerjanya. Saat ini, masih menunggu hasil laboratorium.
“Yang terpapar total selama dua hari ada 25 orang, ini menjadi perhatian kami, tapi variannya belum terlacak, mudah-mudahan bukan omicron,” kata Ketua Satgas Covid-19 Kecamtan Icang Aliyudin, Rabu (26/01/22).
Icang mengaku, kebanyakan warga yang terkonfirmasi pendatang, meskipun tinggalnya di parungpanjang tapi pekerjaannya berada di Jakarta.
“Jadi mereka sempat mengikuti workshop di puncak, ada yang berlibur ke anyer dengan rata-rata usia masih produktif sekitar 25 sampai 40 tahun,” ucapnya.
Ia menjelaskan, saat ini ada yang isoman dirumah dan dibawa ke RS Omni, bethsaida dan RSUD tangerang.
“Upaya untuk pencegahan kepada para kades jarus paham bahwa covid-19 itu masih ada. Makanya kami berencana vaksin booster dan cepat segera dilakukan,” jelasnya.
Sementara Kepala Puskesmas Parungpanjang Susi Juniar membenarkan ada tambahan kasus, tapi untu jenis virusnya belum diketahui.
“Belum tahu omicron atau bukan, hanya positif saja dan masih menunggu hasil laboratorium dulu,” kata Susi.
Menurut informasi bahwa yang terkonfirmasi sempat melakukan kegiatan puncak maupun Banten, karena kebanyakan bekerja di Jakarta.
“Kalau hari ini total 25 orang, kemarin 18 dan sekarang 7 orang, dan pemeriksaan hasil lab menunggu satu minggu baru keliatan jenis virusnya,” katanya. (Wan)























Discussion about this post