BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Sekitar 30 hektare lahan persawahan di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terancam gagal panen setelah Bendungan Sesepan jebol. Warga setempat bersama UPT Infrastruktur Irigasi Wilayah IV kini bergotong royong memasang bronjong kawat untuk menahan aliran air.
Kepala Desa Karacak, Onas Hestiani, mengatakan bendungan yang menjadi sumber air utama bagi persawahan desa itu mengalami kerusakan setelah lebih dari 10 tahun tak mendapat perawatan.
“Aliran air yang ada hanya dari Bendungan Sesepan, sudah 10 tahun tidak tersentuh pembangunan dan kemarin jebol karena musibah alam,” kata Onas, dikutip dari radarbogor.com, Senin, 3 November 2025.
Menurut Onas, sebagian besar warga Desa Karacak menggantungkan mata pencaharian pada hasil pertanian dari lahan yang bergantung pada Bendungan Sesepan. Dengan jebolnya bendungan, ia khawatir banyak sawah akan gagal panen.
“Kami diberikan bronjong untuk menahan air sementara menuju lahan di RW 04 dan 03. Bersama warga, kami melakukan pemasangan bronjong,” ujarnya.
Onas berharap pemerintah daerah Kabupaten Bogor dapat segera melakukan perbaikan permanen.
“Kami khawatir akan kembali jebol, jadi kami berharap pemda dapat membangun permanen Bendungan Sesepan,” tambahnya.
Kasubag TU UPT Infrastruktur Irigasi Wilayah IV Leuwiliang, Badri, mengatakan pihaknya mendampingi warga dalam pemasangan bronjong.
“Untuk sementara, mudah-mudahan persawahan warga di Desa Karacak dapat teraliri air dan kami akan usulkan untuk pembangunan permanen,” kata Badri.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien





























Discussion about this post